Senin, Mei 18, 2026
spot_img
BerandaHukumDandim Kediri Bantah Video Dugaan Fee KDMP

Dandim Kediri Bantah Video Dugaan Fee KDMP

Energi Juang News, Jakarta – Kepolisian dan jajaran TNI di Kediri menyoroti beredarnya video di media sosial yang memicu perhatian publik. Rekaman itu menampilkan percakapan yang diduga membahas pembagian komisi pembangunan program pemerintah di wilayah Kediri Raya.

Video tersebut viral di platform X dan memperlihatkan seorang perempuan berseragam ASN berbincang dengan pria yang disebut sebagai anggota TNI menggunakan bahasa Jawa. Isi percakapan itu kemudian dikaitkan dengan dugaan jual beli titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dandim Tegaskan Video Tidak Benar

Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah membantah isi video yang beredar. Ia memastikan tudingan mengenai praktik jual beli titik maupun pembagian komisi program KDMP tidak benar.

“Tidak ada praktik jual beli titik KDKMP di wilayah Kediri Raya. Saya nyatakan video itu tidak benar,” ujar Dhavid, Senin (18/5/2026).

Dhavid menyampaikan klarifikasi tersebut melalui video yang diterima detikJatim. Ia menegaskan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai aturan pemerintah pusat.

Menurutnya, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan kebijakan nasional yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Pemerintah daerah bertugas menyediakan lahan, sementara pembangunan dikerjakan Kodim dengan dukungan anggaran dari Agrinas.

Pengerjaan Disebut Terbuka

Dhavid mengatakan proses pembangunan dilakukan secara terbuka dengan sistem padat karya. Pengawasan juga melibatkan jajaran Kodim hingga Babinsa di lapangan.

“Ini bukan proyek. Ini program Presiden untuk masyarakat. Tidak ada intervensi ASN maupun pihak lain,” katanya.

Ia juga menyatakan keberatan karena nama pribadi dan institusi TNI dicatut dalam video tersebut tanpa konfirmasi lebih dulu. Dhavid mengaku tidak pernah terlibat dalam praktik seperti yang dituduhkan selama menjabat sebagai Dandim 0809 Kediri.

Baca juga :  Polri Ungkap Peran Para Tersangka Impor Ponsel Ilegal

Siapkan Langkah Hukum

Kodim 0809 Kediri kini menyiapkan langkah hukum terkait penyebaran video tersebut. Dhavid menyebut pihaknya telah mengumpulkan staf, para danramil, serta awak media untuk memberikan penjelasan mengenai video yang disebut hoaks itu.

“Kami melaporkan bahwa video itu tidak benar. Untuk pembuat video akan kami tindak tegas melalui langkah hukum,” tegasnya.

Dhavid turut mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Ia meminta publik tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments