Rabu, Mei 20, 2026
spot_img
BerandaPolitikPrabowo Apresiasi PDIP Tetap Jadi Oposisi

Prabowo Apresiasi PDIP Tetap Jadi Oposisi

Energi Juang News, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato selama hampir dua jam dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Di akhir pidatonya, Prabowo apresiasi posisi PDI Perjuangan yang memilih berada di luar pemerintahan atau oposisi dan menyebut langkah itu penting bagi demokrasi.

Menurut Prabowo, keberadaan oposisi dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan dalam sistem pemerintahan. Ia mengaku memahami keputusan PDIP yang tidak bergabung dengan koalisi pemerintah.

Prabowo Sebut Oposisi Penting untuk Demokrasi

Dalam pidatonya, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada PDIP karena tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Ia menilai demokrasi membutuhkan mekanisme check and balances agar jalannya pemerintahan tetap terkontrol.

Prabowo juga berkelakar bahwa secara pribadi dirinya ingin seluruh partai politik masuk dalam koalisi. Namun, ia menyadari kondisi tersebut tidak sehat bagi demokrasi.

“Setiap pemimpin harus mau dikritik, setiap eksekutif harus diawasi,” ujar Prabowo di hadapan anggota DPR.

Ia menambahkan, sejumlah kritik dari kader PDIP kerap diarahkan secara tajam kepada pemerintahannya. Meski demikian, Prabowo menganggap kritik tersebut sebagai bentuk pengingat bagi pemimpin agar tidak keliru dalam mengambil keputusan.

Paparkan Target Ekonomi dalam RAPBN 2027

Selain menyinggung dinamika politik, Prabowo memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2027.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027. Sementara itu, inflasi diproyeksikan berada di level 1,5 persen sampai 3,5 persen.

Untuk nilai tukar, pemerintah memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.

Tradisi Baru Pidato Presiden di DPR

Pidato pemaparan KEM PPKF RAPBN secara langsung di DPR menjadi yang pertama dilakukan oleh presiden. Agenda itu berlangsung di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Baca juga :  Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Gus Falah Tegaskan Kemaslahatan Tak Utopis

Pemerintah berharap penyampaian langsung tersebut dapat memberikan gambaran arah kebijakan ekonomi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kondisi fiskal nasional.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments