Energi Juang News, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Riandy Prawita Putra menilai, kepahlawanan memiliki makna yang luas.
Menurutnya, siapapun yang telah berjuang untuk kebaikan baik pada masa perjuangan meraih kemerdekaan, revolusi hingga reformasi layak disebut pahlawan atau pejuang.
“Menurut saya, semua hal untuk melawan ketidakpastian hidup, menolak untuk ditindas, adalah perjuangan. Dan orang-orang yang melakukan itu layak disebut pejuang atau pahlawan,” ujar Riandy, dalam Podcast Gerak Aktivis Mahasiswa yang ditayangkan di channel YouTube, Energi Juang News, baru-baru ini.
Untuk saat ini, sambung Riandy, pejuang atau pahlawan bukan hanya yang berjuang untuk demokrasi. Menurutnya, orang yang berjuang di segala lini kehidupan layak disebut pejuang.
Menurut saya, pejuang pangan seperti petani, peternak, nelayan adalah pejuang sejati di masa kini,” ujarnya.
Riandy melanjutkan, pejuang pangan juga mencakup orang-orang yang berjuang bagi kebutuhan pangan keluarganya saat ini. Driver ojek online, pasukan oranye hingga para ibu rumah tangga adalah contoh para pejuang pangan di masa kini.
Jadi ketika orang ribut Indonesia Gelap, atau demokrasi diambang kehancuran, bagi saya para pejuang sejati itu bukan cuma berjuang untuk keluarganya, tapi juga berjuang untuk perekonomian negara. Mereka mempertahankan negara,” ujar Riandy.
Redaksi Energi Juang News




