Energi Juang News, Jakarta- Kerusakan infrastruktur di kawasan permukiman kembali menjadi perhatian warga. Kondisi jalan yang terus memburuk memicu kekhawatiran karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar akses transportasi kembali aman dan risiko kecelakaan dapat dicegah.
Kerusakan Jalan Meluas hingga Hampir 100 Meter
Ketua RT 11 RW 03 Pulo Gadung, Warjono, mengatakan kondisi jalan terus mengalami penurunan dan kerusakannya semakin meluas. Menurut dia, jalan tersebut telah rusak selama sekitar lima bulan tanpa adanya penanganan.
“Jalan ini sudah rusak selama lima bulan, tetapi belum ada penanganan. Kondisinya semakin parah dan semakin melebar,” ujar Warjono, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/7).
Ia menjelaskan, amblas yang sebelumnya hanya terjadi di beberapa titik kini telah meluas hingga hampir sepanjang 100 meter.
Warga Khawatir Terjadi Kecelakaan
Kerusakan jalan membuat warga khawatir akan potensi kecelakaan lalu lintas apabila kondisi tersebut terus dibiarkan. Mereka menilai risiko korban jiwa dapat meningkat jika tidak segera dilakukan perbaikan.
Sebagai langkah antisipasi, warga bersama pengurus lingkungan menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat. Sementara itu, sepeda motor masih diperbolehkan melintas secara bergantian karena lebar jalan yang tersisa hanya sekitar satu meter.
Jalur Alternatif Menuju Permukiman
Jalan yang mengalami amblas tersebut merupakan salah satu jalur alternatif yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat. Selain menjadi akses menuju kawasan permukiman, ruas jalan itu juga mendukung berbagai aktivitas ekonomi warga.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar akses jalan kembali normal dan mobilitas warga tidak terus terganggu.
Redaksi Energi Juang New



