Energi Juang News, Jakarta- Taman Margasatwa Ragunan menegaskan bahwa isu viral mengenai harimau kurus akibat pakan yang dibawa pulang oleh petugas adalah salah besar.
Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menyatakan bahwa kondisi harimau di sana masih dalam batas normal bahkan bisa dikatakan di atas normal.
Menurut Wahyudi, pihaknya rutin melakukan body conditioning score untuk mengukur kondisi fisik satwa. Dari data itu, harimau Ragunan jelas tidak menunjukkan tanda-tanda kekurangan makanan atau kondisi kurus. Isu yang beredar di media sosial justru merugikan citra Ragunan dan dianggap tidak edukatif.
Wahyudi juga menyayangkan motif di balik penyebaran video lama yang awalnya viral di Agustus, kini diposting ulang dengan narasi menyesatkan. Dia menilai ini adalah tindakan fitnah yang sengaja dirancang untuk merusak reputasi pengelola Ragunan.
Bukan hanya harimau, tahun ini Ragunan juga menerima isu serupa yang menyudutkan kondisi beruang. Pola dan motif kampanye negatif ini terus berulang, menyebarkan tuduhan bahwa satwa di Ragunan kurang mendapat perhatian. Pihak pengelola mengajak masyarakat yang masih ragu untuk datang langsung ke Ragunan guna melihat kondisi satwa dengan mata kepala sendiri.
Ragunan membuka ruang dialog dan transparansi untuk meluruskan berita bohong ini. Bambang menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kesehatan dan kesejahteraan semua satwa yang ada di taman margasatwa tersebut.
Redaksi Energi Juang News



