Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img
BerandaInternasionalBentrokan Sesama Tentara AS terjadi di Kapal Induk Abraham Lincoln

Bentrokan Sesama Tentara AS terjadi di Kapal Induk Abraham Lincoln

Energi Juang News, Jakarta- Bentrokan sesama tentara Amerika Serikat (AS) terjadi di kapal induk Abraham Lincoln. Akibat bentrokan itu, tujuh orang tentara AS tewas dan beberapa personel lainnya luka-luka.

USS Abraham Lincoln adalah salah satu kapal induk canggih AS yang dikerahkan selama perang melawan Iran berkecamuk. Insiden tersebut dinilai mencerminkan semakin meningkatnya keresahan di kalangan awak kapal dan tekanan yang kian memuncak di dalam internal militer AS akibat masa pengerahan yang berkepanjangan.

Laporan soal bentrokan sengit di kapal induk AS itu, seperti dilansir Press TV, Rabu (12/6/2026), disampaikan oleh kantor berita Iran, Tasnim News Agency, yang mengutip sumber militer terpercaya.

Berdasarkan laporan Tasnim, insiden tersebut bermula ketika seorang penasihat untuk Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper naik ke USS Abraham Lincoln untuk menanggapi keluhan-keluhan yang semakin meningkat dari para awak kapal induk tersebut.

Keluhan ini muncul menyusul protes yang disampaikan pihak keluarga para tentara AS terkait lamanya masa penugasan kapal induk tersebut. Penasihat itu disambut cemoohan dan lemparan botol air saat berbicara di hadapan para personel Angkatan Laut AS yang berkumpul.

Konfrontasi tersebut kemudian memuncak menjadi perkelahian fisik antar awak kapal induk AS tersebut. Sejumlah pisau dan senjata tajam lainnya digunakan dalam perkelahian tersebut.

Akibatnya, menurut sumber yang dikutip Tasnim, sedikitnya tujuh personel militer AS tewas dan beberapa personel militer lainnya tewas. Suasana di atas kapal induk AS itu dilaporkan masih tegang dan tidak menentu.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan langsung militer AS atau Gedung Putih atas laporan media Iran tersebut.

Kapal induk USS Abraham Lincoln telah menjalani pengerahan selama 263 hari. Saat ini, kapal induk AS ini sedang beroperasi di Samudra Hindia, dengan misi utama menegakkan blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca juga :  Indonesia Borong Impor Apel-Beras AS Rp75 Triliun

USS Abraham Lincoln sudah berada di lautan selama 208 hari berturut-turut, yang menjadi masa pengerahan tanpa henti terlama bagi sebuah kapal induk AS di era modern. Kapal induk AS ini hanya singgah sebentar di Oman pada Juli lalu.

Laporan soal bentrokan mematikan ini muncul saat kekhawatiran meningkat terkait kondisi kehidupan dan kondisi kerja yang dihadapi sekitar 5.000 pelaut dan Marinir AS di kapal induk tersebut.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments