Kamis, September 24, 2026
spot_img
BerandaInternasionalHari Pertama AS Larang Operasional Maskapai Iran, Ini Kondisinya

Hari Pertama AS Larang Operasional Maskapai Iran, Ini Kondisinya

Energi Juang News, Jakarta – Sebuah penerbangan Mahan Air dari Teheran mendarat di Guangzhou, China selatan hari Rabu (23/9/2026), hari pertama secara sepihak Amerika Serikat (AS) untuk memutus akses entitas asing yang menyediakan layanan kepada maskapai penerbangan Iran dari sistem dolar AS.

Data pelacakan FlightRadar24 menunjukkan penerbangan W581 tiba di Bandara Internasional Guangzhou Baiyun, dengan penerbangan tersebut tercatat mendarat pada 23 September. Penerbangan tersebut tidak tercantum dalam jadwal publik resmi Bandara Internasional Guangzhou Baiyun, menurut AFP seperti dikutip the Cradle. Pendaratan tersebut terjadi ketika ancaman Menteri Keuangan AS Scott Bessent mulai berlaku.

Pada hari Senin Bessent mengatakan mulai 23 September, maskapai penerbangan Iran akan “ditutup di seluruh dunia” dan memperingatkan bahwa entitas yang menyediakan bahan bakar, layanan pendaratan, atau penjualan tiket akan berisiko “dikeluarkan dari sistem dolar.”

Pendaratan tersebut juga terjadi ketika beberapa penerbangan internasional Iran dibatalkan menyusul langkah-langkah baru AS, sementara rute ke beberapa tujuan, termasuk China, tetap beroperasi.

Terlepas dari tekanan dan perkembangan regional serta internasional, maskapai penerbangan Iran terus mengoperasikan penerbangan mereka ke beberapa destinasi internasional hari ini, Rabu, 23 September 2026, termasuk:

🇨🇳 Tiongkok — Shanghai, 🇹🇷 Turki — Istanbul, 🇦🇫 Afghanistan — Kabul, 🇬🇪 Georgia — Tbilisi, 🇮🇶 Irak — Najaf. Namun sejumlah negara telah membatalkan penerbangan dari atau ke Teheran. Misalnya Bandara Muscat, Oman dan Baghdad, Irak. Senin lalu Georgia melarang maskapai penerbangan Iran beroperasi di wilayahnya. Sedangkan maskapai Mahan Air, yang dikenai sanksi AS sejak tahun 2011, menangguhkan layanan ke Turki atas permintaan negara tersebut.

Sektor penerbangan Iran sejak lama menjadi target berbagai sanksi AS. Mahan Air, maskapai swasta terbesar Iran, telah dikenai sanksi AS sejak 12 Oktober 2011, atas tuduhan memberikan dukungan keuangan, material, dan teknologi kepada Pasukan Quds, sayap internasional Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca juga :  Resonansi Teriakan "Free Palestine" Prabowo di Mata Dunia
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments