Energi Juang News, Jakarta – Sebanyak 77 negara melakukan aksi walk out saat Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu berpidato di Majelis Umum PBB, Rabu (23/9/2026). Video para delegasi meninggalkan kursi di Majelis Umum PBB saat Netanyahu di podium beredar luas di media sosial.
Saat Netanyahu naik ke podium, para diplomat dari lebih dari 50 negara keluar. Penghitungan Israel kemudian mencatat 77 delegasi meninggalkan ruangan ketika ia naik ke mimbar untuk berbicara.
Breck Worsham, seorang jurnalis dan analis politik dari South Carolina menulis. tidak ada yang lebih menggambarkan “sekutu terhebat” selain berpidato di ruangan yang setengah kosong. Padahal Netanyahu memasuki gedung PBB dengan harapan akan bertemu audiens global—tetapi malah disambut deretan kursi kosong.
Apa pun yang ingin Netanyahu sampaikan, menurut Worsham, sejumlah besar pemerintah telah memutuskan bahwa mereka tidak tertarik untuk mendengarnya.
Daftar 77 negara yang walk out saat Netanyahu berbicara di PBB, terdiri
- Negara-negara Arab — 18 negara: Suriah, Palestina, Yordania, Lebanon, Irak, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, Yaman, Mesir, Sudan, Tunisia, Aljazair, Libya, Mauritania, Somalia, Kepulauan Komoro.
- Asia dan Turki — 14 negara: Turki, Iran, Pakistan, Afghanistan, Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Maladewa, Myanmar, Korea Utara, Turkmenistan, Uzbekistan, Kirgistan.
- Afrika non-Arab — 20 negara: Afrika Selatan, Senegal, Jibuti, Angola, Kongo, Republik emokratik Kongo, Liberia, Eritrea, Chad, Republik Afrika Tengah, Madagaskar, Niger, Botswana, Uganda, Lesotho, Eswatini, Guinea Khatulistiwa, Mozambik, Namibia, Kenya.
- Amerika Latin dan Karibia — 17 negara: Suriname, Panama, Venezuela, Antigua dan Barbuda, Belize, Barbados, Kolombia, Dominika, Nikaragua, Peru, Saint Lucia, Bahama, Bolivia, Kuba, Guyana, Brasil, Chili.
- Eropa — 6 negara: Makedonia Utara, San Marino, Slovenia, Bosnia dan Herzegovina, Spanyol. Irlandia
- Oseania — 2 negara: Tuvalu dan Tonga.
Total: 77 negara




