Rabu, September 30, 2026
spot_img
BerandaHukumHukum JenakaJalur Blok Bravo Dan Sel Tikus Di Lapas Cibinong Bikin Melongo

Jalur Blok Bravo Dan Sel Tikus Di Lapas Cibinong Bikin Melongo

Energi Juang News, Jakarta- Dugaan adanya Blok Bravo dan Sel Tikus di Lapas Kelas IIA Cibinong antara narapidana kasus korupsi dan pidana umum terungkap oleh mantan warga binaannya sendiri.

Dalam wawancara dengan Metro TV, mantan penghuni Asep (nama samaran) mengungkap bahwa para terpidana korupsi disebut tidak selalu mengenakan seragam warga binaan, sementara terpidana umum wajib pakai seragam.

Busana bebas-rapi khusus koruptor yang mampu setor miliaran. Sementara kalau cuma maling jemuran, denda fasyennya adalah wajib pakai seragam oranye atau biru khas lapas.

Dari sini saja dapat disimpulkan siapa yang tak tergiur korupsi, dengan hukuman fasilitas mewah tapi hasilnya sisa banyak untuk sogok sana sini tujuh turunan tak habis.

Keberadaan blok khusus yang disebut Blok Bravo namanya, identik dengan keberanian bayar fasilitas dengan fasilitas HP untuk menghubungi kolega untuk bayar sana sini, dan kalau kepepet dipaksa utang Pinjol.

 Asep membenarkan lokasi dalam video sidak Ombudsman berada di Sarana Asimilasi dan Edukasi,tetapi prakteknya itu fasilitas mewah yang dijual kepada napi kaya.

Ia juga mempertanyakan munculnya belasan rumah dinas. Menurut Asep, pada 2019 hanya ada tiga rumah, sementara kini disebut menjadi 13 tak berasal dari anggaran negara.

Nah, rumah ini ternyata dibangun yang dananya berasal dari calon penghuni lapas yang tak lain terpidana tajir melintir dari korupsi.

Dengan tarif dari 300jt hingga 1 Milyar per kamar plus biaya bulanan, yang dijual oleh Kalapas dan anak buahnya kepada calon terpidana yang ingin menempatinya.

Dan masih banyak cerita yang bikin emosi publik naik dan tercengang, dari pengkondisian waktu akan disidak tim gabungan hingga tumbal narapidana di sel tikus.

Baca juga :  Buntut Bongkar Pasang Fasilitas Mewah Kalapas Cibinong "Dikeramasi" DPR

Harapan publik maupun calon penghuni mengharap ada kepastian bahwa semua warga binaan diperlakukan berdasarkan aturan yang sama. Jangan lagi ada mengenal istilah akses “jalur Jelata (biasa)” dan “jalur Dewa (koruptor)”.

Redaksi Energi Juang News

Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Hukum Jenaka, Politik Menggelitik dan Kriminal. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments