Rabu, September 30, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaSetelah 60 Tahun, Kali Krukut Dibenahi Pemprov DKI Tanpa Digusur

Setelah 60 Tahun, Kali Krukut Dibenahi Pemprov DKI Tanpa Digusur

Energi Juang News, Jakarta – “Saya sudah datang tiga kali, dan tadi akhirnya saya sudah memutuskan bahwa penanganan ini tidak bisa lagi hanya sekadar untuk mengeruk. Karena saya melihat kalau ini hanya dikeruk, pasti nanti akan kembali.”

Penegasan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono saat meninjau proses pengerukan lumpur di Kali Krukut Bawah, Gang Lontar, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). Pramono akhirnya memutuskan mengubah penanganan Anak Kali Krukut dari pengerukan biasa menjadi penataan kawasan menyeluruh. Pramono berjanji penataan dilakukan tanpa menggusur warga.

Karena banyak warga telah bermukim selama puluhan tahun dan sebagian menggantungkan mata pencaharian di sekitar kawasan Kali Kebon Melati.

“Masyarakat tinggal di sini rata-rata sudah puluhan tahun, dan tentunya hampir sebagian juga mata pencariannya di dekat ini, karena penataan kawasan, tidak kita lakukan penggusuran,” kata Pramono.

Kali sepanjang 2,3 kilometer di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut tidak cukup hanya dikeruk karena sungai akan kembali dangkal, meski kali tersebut. Menurut Pramono, kawasan tersebut sudah hampir 60 tahun tidak mendapatkan pengerukan sehingga penanganannya membutuhkan langkah yang lebih menyeluruh.

Menurut Pramono, penataan ini sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut. Pemprov DKI merencanakan penataan kawasan tersebut mulai awal 2027. Pekerjaan fisik ditargetkan berjalan secara bertahap hingga kawasan tersebut mengalami perubahan secara menyeluruh pada 2028. Dinas Sumber Daya Air (SDA) diminta menyiapkan konsep penataan kawasan tersebut.

Pramono menambahkan penataan tidak hanya mencakup aliran namun kali juga menyiapkan pembangunan turap di sisi kiri dan kanan kali, penataan fasilitas MCK serta penghijauan sepanjang kawasan yang ditangani.

Baca juga :  Diundang Zohran Mamdani, Pramono Hadiri U20 Mayors Summit 2026 di New York

Menurut Pramono, diperlukan pendekatan menyeluruh agar pengerukan tidak hanya memberikan dampak sementara. Penataan kawasan diharapkan bisa memperbaiki fungsi aliran air sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata bagi masyarakat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments