Energi Juang News, Jakarta – Kelompok Houthi Militer Houthi, yang menyatakan diri sebagai Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan telah melancarkan “operasi militer kualitatif” yang menyasar fasilitas Aramco di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone). The Cradle melaporkan, Houthi menyatakan bahwa serangan tersebut berhasil mencapai tujuannya dengan hantaman langsung dan presisi yang memicu kebakaran di lokasi-lokasi sasaran.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa operasi itu merupakan tanggapan atas 60 serangan udara dan rudal Saudi terhadap Sanaa serta wilayah lainnya dalam 24 jam terakhir, sehingga total serangan Saudi sejak eskalasi terkini mencapai 1.410 kali.
Ditambahkan pula bahwa Houthi akan terus menerapkan prinsip “blokade dibalas blokade” dan “eskalasi dibalas eskalasi” dengan menyasar mobilisasi militer Saudi, hingga agresi berakhir dan blokade terhadap Yaman dicabut.
Menurut Al Jazeera seperti dikutip Global Talks, Houthi mengklaim operasi tersebut mencapai tujuannya, menyebabkan kebakaran di fasilitas yang ditargetkan. Namun Arab Saudi menegaskan klaim tersebut menyesatkan. Kerugian mereka di front Taiz telah mendorong mereka untuk mencari kemenangan khayalan. menurut Arab News.




