Energi Juang News, Jakarta – Sebuah video viral di berbagai platform media sosial. Seorang nenek harus berjuang menyeberang melalui tali darurat di desa Kendali, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Pemandangan yang miris dan membahayakan tersebut disebut terjadi hari Selasa, 27 Oktober 2026.
Dengan langkah hati-hati, sang nenek melewati jembatan yang menjadi jalur penghubung bagi masyarakat. Dalam video berdurasi 34 detik tersebut, sang nenek tidak sendirian. Di depannya sejumlah warga meniti tali untuk menyeberang sungai yang airnya agak deras.
Setelah hampir satu tahun musibah banjir bandang di Aceh, jembatan belum diperbaiki. Dampak utama banjir dan belum pulihnya infrastruktur di Desa Kendali, ditandai dengan masih digunakannya jembatan darurat yang membahayakan warga.
Warga setempat yang setiap hari beraktifitas terpaksa harus berjibaku menyeberang jembatan itu. Hingga saat ini, warga masih mengandalkan jembatan darurat untuk akses sehari-hari karena jembatan penghubung utama yang rusak belum sepenuhnya diperbaiki.
Video tersebut mendapat banyak komentar dari netizen. Akun @fitrianisatriaputra menulis pendek, “Ya Allah.” Sementara @nurainifadja menulis, “saya aja gak berani lewat itu.” Netizen lainnya, @erfazmaidhan mengunggah, “Apakah rakyat pantas mendapatkan ini semua? Sedangkan @mansur_pangwa menulis: “Kemana pemerintah.”
Redaksi Energi Juang News.




