Energi Juang News,Jakarta- Gegara mahasiswa bodong Rafi Ahmad berakibat saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk melorot,bahkan sejumlah musisi hingga pelaku UMKM memilih mundur dari acara RANS Carnival di Jogya.
Meski Raffi telah memberikan klarifikasi, seruan boikot masih berlanjut.
Penurunan performa akibat boikot ini sukses membuat ribuan investor kompak mengambil langkah seribu alias angkat kaki massal dari lantai bursa.
Berdasarkan data perdagangan Jumat (30/10/2026), saham emiten yang disetir pasangan “Sultan Andara” Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini nangkring di level Rp108 per saham.
Sebuah angka cantik yang sayangnya bikin dompet investor ikut nangis karena makin mepet ke level terendah dalam 52 minggu terakhir.
Usut punya usut, badai merah di portofolio ini merupakan buntut panjang dari skandal “mahasiswa bodong” di Jakarta yang berujung aksi boikot massal terhadap RANS Carnival Jogja.
Wahana hiburan yang harusnya jadi tempat seru-seruan terpaksa sepi peminat karena netizen terlanjur pasang mode savage di media sosial.
Alhasil, alih-alih mendatangkan cuan dan keceriaan, gurita bisnis hiburan ini malah bikin para pemegang saham ikutan jantungan melihat grafik investasi yang terjun bebas mirip buah mangga termakan codot.
Kondisi ini tentu jadi ujian berat bagi sang Sultan yang biasanya hobi bagi-bagi dolar dan giveaway kepada pembantunya.
Para investor yang tersisa kini cuma bisa pasrah sambil berharap keajaiban modal “orang dalam” .
Jika sentimen negatif ini belum reda, manajemen RANS tampaknya harus putar otak dua kali lipat agar saham mereka tidak benar-benar berubah status dari saham Sultan menjadi saham jelata yang harganya recehan.
Redaksi Energi Juang News




