Energi Juang News, Jakarta- Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyampaikan permohonan maaf terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang berlangsung di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026).
Raffi mengungkapkan penjelasan mendalam atas niat dan iktikad baiknya saat memenuhi undangan kegiatan kepemudaan itu. Dalam pernyataan resminya, Raffi Ahmad menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul pasca-kehadirannya di lokasi deklarasi. Ia menegaskan kehadirannya semata-mata memenuhi undangan penyelenggara dengan niat mendukung gerakan pemuda.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa kehadiran Raffi Ahmad beserta kreator konten Willie Salim adalah murni atas undangan dari pihak kepolisian selaku penyelenggara acara. Pihak kepolisian pun menyampaikan permohonan maaf serta siap menerima seluruh kritik publik sebagai bahan evaluasi kegiatan.
Saat berorasi di hadapan peserta deklarasi pada 29 Oktober lalu, Raffi Ahmad sempat menyampaikan pesan penting mengenai tantangan modern yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. Ia menyoroti bagaimana perjuangan pemuda telah bergeser dari perjuangan fisik ke pertempuran melawan arus disinformasi di era digital.
Redaksi Energi Juang News




