Energi Juang News, Jakarta – Langkah besar di segmen elektrifikasi roda dua akhirnya diambil oleh pabrikan berlambang garpu tala. Yamaha Motor Europe resmi memperkenalkan Yamaha Nmax E versi produksi massal dalam ajang pameran otomotif dunia EICMA 2026 di Milan, Italia.
Kehadiran Yamaha Nmax E menjadi jawaban nyata atas pengembangan prototipe Yamaha E01 yang sebelumnya sempat ramai diuji coba. Mengusung garis desain skutik bongsor yang ikonik, motor listrik ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan sehari-hari dengan karakter berkendara yang responsif, halus, dan senyap.
Performa Setara Mesin 125cc dengan Penggerak eAxle
Berdasarkan spesifikasi resmi yang dirilis oleh Yamaha Motor Europe, Yamaha Nmax E dibekali unit penggerak listrik eAxle berukuran ringkas. Sistem transmisinya mengandalkan sabuk (belt) untuk menyalurkan tenaga secara linear ke roda belakang.
Di atas kertas, performa yang dihasilkan diklaim setara dengan skutik bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine / ICE) berkapasitas 125 cc. Motor listrik ini mampu menyemburkan tenaga maksimum 7,5 kW pada 3.500 rpm serta torsi puncak yang melimpah hingga 33,3 Nm pada 500 rpm. Karakter torsi instan sejak putaran bawah ini membuat akselerasinya sangat cekatan untuk menembus kepadatan lalu lintas komuter.
Baterai 3,5 kWh dan Jarak Tempuh Hingga 104 Km
Untuk urusan daya jelajah, pengendara tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan. Yamaha Nmax E mengandalkan baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh (50,4 volt / 70,2 Ah). Baterai ini dipasang secara permanen (fixed battery) di bagian bawah kendaraan guna menjaga titik pusat gravitasi tetap rendah, sehingga manuver dan pengendalian motor terasa lebih stabil.
Dalam sekali pengisian daya penuh, skutik listrik ini sanggup menempuh jarak maksimal hingga 104 kilometer (berdasarkan metode pengujian WMTC Class 1 pada suhu baterai 25 derajat Celsius). Tentu saja, capaian jarak di kondisi nyata dapat bervariasi mengikuti gaya berkendara dan medan jalan.
Fleksibilitas pengisian daya juga menjadi nilai tambah. Pengguna dapat mengisi ulang baterai di rumah menggunakan pengisi daya standar 220 volt, maupun di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menggunakan konektor AC Type 2. Waktu pengisian daya dari posisi kosong (0%) hingga penuh (100%) membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam.
Fitur Modern dan Keselamatan Lengkap
Tidak sekadar mengganti mesin bensin menjadi baterai, Yamaha turut menyematkan deretan teknologi mutakhir untuk menunjang kepraktisan dan keselamatan berkendara:
-
Tiga Mode Berkendara & Gigi Mundur: Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara sesuai kebutuhan efisiensi atau performa, ditambah fitur gigi mundur (reverse mode) yang sangat memudahkan saat memarkir motor di ruang sempit.
-
Layar TFT 5 Inci & Konektivitas: Area kokpit tampil modern berkat panel instrumen layar TFT 5 inci yang mendukung sistem navigasi turn-by-turn. Panel ini dapat terhubung langsung ke smartphone melalui aplikasi Yamaha Motor On.
-
Sistem Kendali Elektronik: Bagian tuas gas telah mengadopsi teknologi Wireless Accelerator Position Sensor Grip (APSG) atau gas elektronik tanpa kabel.
-
Fitur Keselamatan Aktif: Sistem pengereman yang bertenaga dipadukan dengan Anti-lock Braking System (ABS) serta Traction Control System (TCS) untuk mencegah ban selip di permukaan jalan yang licin.
Desain Ikonik dan Dimensi
Dari sisi visual, Yamaha Nmax E tetap mempertahankan DNA keluarga MAXi yang dinamis. Identitas khasnya terlihat jelas melalui penggunaan lampu depan ganda (dual headlamp) serta siluet motif boomerang di sisi bodi. Ruang bagasi di bawah jok tetap dirancang luas dengan posisi berkendara yang rileks dan ergonomis.
Berikut adalah rincian spesifikasi teknis dan dimensi Yamaha Nmax E:
| Kategori Spesifikasi | Detail Ukuran / Kapasitas |
| Penggerak & Transmisi | Unit Listrik eAxle dengan Transmisi Sabuk (Belt) |
| Tenaga Maksimum | 7,5 kW @ 3.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 33,3 Nm @ 500 rpm |
| Kapasitas Baterai | Lithium-ion 3,5 kWh (50,4 V / 70,2 Ah) |
| Jarak Tempuh Klaim | Hingga 104 km (WMTC Class 1) |
| Waktu Pengisian Daya | ± 5,5 Jam (0–100% via 220V / AC Type 2) |
| Dimensi (P x L x Tinggi) | 1.980 mm x 795 mm x 1.235 mm |
| Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) | 1.425 mm |
| Tinggi Jok & Ground Clearance | 770 mm & 135 mm |
| Bobot Tanpa Baterai | 121 kg |
Kapan Masuk ke Pasar Indonesia?
Hingga debut perdananya di lantai EICMA 2026 Milan, pihak Yamaha Motor Europe belum mengumumkan banderol harga resmi untuk skutik listrik ini. Namun, melihat antusiasme pasar terhadap lini Nmax serta spesifikasi yang sangat cocok dengan karakter jalanan perkotaan di Tanah Air, kehadiran Yamaha Nmax E jelas memiliki modal kuat untuk menjadi primadona baru jika nantinya resmi diboyong oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ke Indonesia.
Redaksi Energi Juang News




