Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 10

Pengantin Pria di Bandung Ditangkap Usai Akad Nikah

Pengantin Pria di Bandung Ditangkap Usai Akad Nikah

Energi Juang News, Jakarta – Momen pernikahan seorang pria di Kabupaten Bandung mendadak berubah tegang. Polisi menangkap pria berinisial H (24) sesaat setelah prosesi akad nikah berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Penangkapan dilakukan jajaran Polsek Ibun bersama Polres Garut. H kemudian dibawa ke Mapolsek Ibun untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Tangkap Pelaku Usai Akad Nikah

Kapolsek Ibun Iptu Deny Fourtjahjanto membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, H diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

“Benar, pada Sabtu 16 Mei 2026 kami mengamankan pelaku pencurian motor berinisial H bekerja sama dengan Polres Garut,” kata Deny, Senin (18/5/2026).

Kasus itu bermula ketika korban memarkir sepeda motornya di garasi rumah di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Rabu, 13 Mei 2026. Tak lama kemudian, motor tersebut hilang.

Korban lalu melapor ke Polsek Ibun. Polisi segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

“Kami langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi di lapangan, termasuk memeriksa rekaman CCTV,” ujar Deny.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pelaku mengarah kepada H, warga Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Pelaku Diburu hingga Hari Pernikahan

Setelah mengantongi identitas terduga pelaku, Unit Reskrim Polsek Ibun bergerak mencari keberadaan H. Polisi akhirnya mengetahui lokasi H saat tengah melangsungkan resepsi pernikahan.

Petugas kemudian mendatangi lokasi acara dan mengamankan H tanpa perlawanan. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut.

Redaksi Energi Juang News

 

Ledakan Diduga Bom di Gereja Intan Jaya, 4 Luka

Ledakan Diduga Bom di Gereja Intan Jaya, 4 Luka

Energi Juang News, Jakarta- Peristiwa ledakan terjadi di halaman sebuah gereja di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (17/5/2026). Insiden tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka dan harus mendapat penanganan medis.

Aparat kepolisian masih mendalami penyebab ledakan yang disebut diduga berasal dari bom. Hingga kini, polisi belum merinci kronologi maupun sumber ledakan tersebut.

Ledakan Terjadi di Halaman Gereja

Ledakan itu terjadi di halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Santo Misael Bilogai, Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya. Informasi awal disampaikan Pastor Dekan Dekanat Moni-Puncak Jaya RP Yanuarius Yance Yogi.

“Iya ada kejadian itu. Ada ledakan diduga bom terjadi di depan gereja. Empat orang dilaporkan terluka,” ujar Yanuarius, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, para korban langsung dievakuasi untuk menjalani perawatan medis. Sejumlah korban mengalami luka akibat serpihan ledakan.

Empat Korban Masih Dirawat

Yanuarius menyebut korban yang terdampak dalam insiden tersebut antara lain Pius Pogau, Piter Nabelau, dan Robert Nabelau. Beberapa korban disebut terkena serpihan dari benda yang meledak.

“Korban akibat ledakan di antaranya Pius Pogau dan Piter Nabelau mendapat serpihan bom dan masih dalam proses evakuasi,” katanya.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini para korban maupun tingkat luka yang dialami.

Polisi Masih Dalami Peristiwa

Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini membenarkan adanya ledakan di lokasi gereja tersebut. Namun, pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi terkait detail kejadian.

“Kami sudah dapat informasi bahwa ada peristiwa tersebut. Tapi detailnya belum kami peroleh makanya mohon waktu,” ujar Jermias.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab ledakan dan situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian.

Redaksi Energi Juang News

Aktivis 1998 di Kursi, Mahasiswa 2026 di Tepi Jalan

Aktivis 1998 di Kursi, Mahasiswa 2026 di Tepi Jalan

Minggu, 18 Mei 2026, tepat 28 tahun telah berlalu sejak mahasiswa berhasil menduduki Gedung DPR/MPR. Peristiwa 18 Mei 1998 menjadi ikon heroik gerakan reformasi, ketika sekitar 50 ketua lembaga kemahasiswaan dari Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) memimpin ribuan massa menerobos masuk dan menginap di gedung parlemen, menolak pulang hingga Soeharto benar-benar mundur.

Pada sore itu, Harmoko Ketua DPR/MPR saat itu menyerukan pengunduran diri Soeharto. Namun malam harinya, Jenderal Wiranto menyebut seruan itu “tidak konstitusional”, dan isu penyerbuan tentara mengancam para mahasiswa yang bertahan. “Komitmen akhir seluruh kontingen adalah tetap bermalam, apa pun yang terjadi,” demikian tekad mereka. Tiga hari kemudian, 21 Mei 1998, Soeharto lengser. Mahasiswa menceburkan diri ke kolam halaman DPR sebagai simbol kemenangan.

Kini, 28 tahun setelah api reformasi membakar Jakarta, pertanyaan yang sama menggema: Di mana mahasiswa hari ini?

Pada Hari Buruh 1 Mei 2026, massa buruh dan elemen mahasiswa berdemo di depan Gedung DPR Senayan. Namun berbeda dengan 1998, mereka diterima perwakilannya. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyambut perwakilan buruh, berjanji membahas UU Ketenagakerjaan baru paling lambat akhir tahun. Tidak ada pendudukan, tidak ada ketegangan penyerbuan tentara.

Pada peringatan Hardiknas 2-4 Mei 2026, BEM SI dan BEM PTMAI menggelar demo di depan Gedung Kemdiktisaintek dan kawasan Monas, menyuarakan 10 tuntutan: audit anggaran pendidikan Rp660 triliun, kesejahteraan guru honorer, rehabilitasi sekolah rusak, hingga revisi UU Sisdiknas agar wajib belajar 16 tahun. Mereka memberi ultimatum: jika tuntutan tak direspons, akan turun dengan eskalasi lebih besar.

Sebuah transformasi yang kontras. Mahasiswa 1998 adalah “pengguling rezim”: menghadapi tembakan, tank, dan ancaman mati. Mereka berani menduduki gedung negara karena musuh jelas: otoritarianisme Soeharto. Kini, mahasiswa 2026 adalah “aktivis sektoral”: demo di trotoar, diterima aparat, menyuarakan isu teknis seperti anggaran dan kesejahteraan guru. Mereka tidak menduduki DPR—mereka hanya berdiri di depannya, menunggu waktu audiensi dengan Komisi X.

Data menunjukkan fragmentasi gerakan mahasiswa. Ketika pada 1998 isu tunggal “Soeharto mundur” menyatukan seluruh kampus, kini isu terpecah: ada yang fokus pada UU Cipta Kerja, ada yang pada krisis iklim, ada pula pada pendidikan. Media sosial menjadi medan perang utama mahasiswa saat ini dan celakanya, seringkali aktivisme berhenti di linimasa (slacktivism), tidak sampai ke jalanan apalagi ke pendudukan gedung negara.

Faktor kedua adalah skeptisisme politik yang meluas. Mahasiswa hari ini tumbuh di era demokrasi prosedural yang penuh oligarki, dinasti politik, dan KKN yang terus berulang. Mereka “muak pada politik”, sehingga memilih menarik diri ke isu-isu yang lebih aman seperti pendidikan, lingkungan, atau buruh. Ini bukan salah mereka sepenuhnya itu adalah warisan kegagalan reformasi itu sendiri.

Namun, apakah ini berarti gerakan mahasiswa mati? Tidak. Ini hanya menunjukkan perubahan bentuk perjuangan. Mahasiswa 1998 hidup di era represi fisik, sehingga perlawanan harus heroik dan radikal. Mahasiswa 2026 hidup di era demokrasi prosedural yang represif secara halus (kriminalisasi, UU ITE, politik uang), sehingga perlawanan harus cerdas dan terukur menggunakan jalur hukum, litigasi kebijakan, serta aliansi dengan masyarakat sipil.

Yang menjadi catatan kritis: Koridor keberanian menyempit. Mahasiswa 2026 memang tidak dihadang tank, tetapi mereka dihadang dengan kriminalisasi lewat UU ITE, pencabutan izin kegiatan kampus, dan pembungkaman ruang digital. Ini bentuk represi baru yang lebih licin dan lebih sulit dilawan dengan aksi turun ke jalan biasa.

Maka, pertanyaan bukan “di mana mahasiswa”, melainkan: apa yang telah dilakukan oleh elite reformasi yang dulu mahasiswa 1998 sehingga generasi penerusnya kini enggan berjuang di garis depan?

18 Mei adalah pengingat bahwa mahasiswa bisa menjadi game changer ketika institusi politik gagal. Namun di tahun 2026, beban perubahan tidak boleh hanya dipikul mahasiswa yang letih dan skeptis. Ini saatnya eks-aktivis 1998 yang kini duduk di kursi kekuasaan introspeksi: apakah mereka telah menutup jalan bagi lahirnya “mahasiswa 1998 versi 2.0”?

Jika jawabannya iya, maka jangan salahkan mahasiswa hari ini jika mereka hanya teriak dari trotoar, bukan dari atas kursi parlemen yang diduduki.

Oleh: Esteria Tamba
(Mahasiswa, Penulis)

Prabowo Pamer 11 Alutsista Baru di Halim

Prabowo Pamer 11 Alutsista Baru di Halim

Energi Juang News, Jakarta – Pemerintah menambah kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI melalui penyerahan sejumlah pesawat tempur, pesawat angkut, hingga radar pertahanan udara, Senin (18/5/2026). Penyerahan dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga memamerkan deretan alutsista terbaru yang akan memperkuat kemampuan tempur dan mobilitas TNI di berbagai wilayah Indonesia.

Rafale hingga Falcon Dipamerkan di Halim

Sebanyak 11 pesawat baru dipamerkan di apron Base Ops Halim Perdanakusuma. Susunannya dibuat menyerupai formasi segitiga dengan pesawat tempur Rafale berada di bagian depan.

Pemerintah menerima enam unit jet tempur Rafale buatan Prancis yang dilengkapi rudal Meteor serta Smart Weapon Hammer. Kehadiran Rafale dinilai akan memperkuat kemampuan tempur udara ke udara maupun udara ke darat milik TNI Angkatan Udara.

Di sisi lain area pameran, empat pesawat Falcon 8X turut diperlihatkan kepada tamu undangan. Pesawat tersebut disiapkan untuk mendukung mobilitas strategis, pengawasan udara, hingga kebutuhan misi komando.

A400M Perkuat Distribusi Pasukan dan Logistik

Selain pesawat tempur dan jet komando, pemerintah juga menerima satu unit pesawat A400M MRTT. Pesawat ini ditempatkan di bagian belakang bersama satu A400M lain yang sebelumnya sudah diserahterimakan pada November 2025.

A400M diproyeksikan memperkuat kemampuan angkut strategis TNI, terutama dalam distribusi logistik dan pasukan. Varian MRTT juga memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara sehingga dapat mendukung operasi pesawat tempur dengan jangkauan lebih jauh dan waktu terbang lebih lama.

Pemerintah turut menerima Radar GCI GM403 sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan udara nasional. Radar berwarna hijau tersebut berfungsi mendeteksi ancaman dari jarak jauh sekaligus membantu memandu pesawat tempur saat menghadapi sasaran di wilayah udara Indonesia.

Presiden dan Sejumlah Menteri Hadiri Serah Terima

Acara serah terima alutsista dari pemerintah kepada TNI dihadiri sejumlah pejabat negara. Selain Presiden Prabowo, hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Polkam Djamari Chaniago, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Turut hadir Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Ketua Komisi I DPR Utut Adianto.

Redaksi Energi Juang News

Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Energi Juang News, Jakarta- Kasus kekerasan terhadap seorang mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku setelah sempat melarikan diri menggunakan jalur laut menuju Surabaya.

Pelaku berinisial FR diringkus saat kapal yang ditumpanginya bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Penangkapan dilakukan setelah polisi melacak keberadaan pelaku yang sebelumnya kabur dari Makassar.

Pelaku Ditangkap di Surabaya

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Arya Perdana, mengatakan FR ditangkap ketika hendak melanjutkan pelariannya.

“Pelaku ditangkap saat kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu, 16 Mei 2026,” ujar Arya dalam keterangan tertulis, Ahad, 17 Mei 2026.

Polisi lebih dulu mengetahui bahwa FR menaiki kapal tujuan Surabaya. Tim kemudian bergerak ke Jawa Timur untuk melakukan penyergapan. Saat hendak diamankan, pelaku disebut mencoba melarikan diri sehingga petugas menembak kaki kirinya.

Modus Lowongan Kerja di Media Sosial

Kasus ini bermula ketika korban MA mencari pekerjaan setelah melihat tawaran lowongan kerja yang diunggah pelaku melalui media sosial Facebook.

Korban lalu mendatangi lokasi yang telah ditentukan pelaku. Sesampainya di sana, korban diminta menunggu beberapa hari dan sempat dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga selama sekitar dua hari.

Menurut Arya, pelaku sengaja menyewa rumah kontrakan harian seharga Rp300 ribu per hari untuk menjebak korban. Di lokasi itu, korban disekap selama tiga hari, sejak Jumat, 8 Mei 2026, hingga Ahad, 10 Mei 2026.

Korban Diancam dengan Cutter

Pada hari ketiga penyekapan, pelaku masuk ke kamar korban dan melakukan kekerasan seksual. Pelaku mengancam korban menggunakan pisau cutter sebelum memperkosanya.

Pelaku juga menutup mata dan mulut korban menggunakan lakban. Selain melakukan pemerkosaan, FR turut membawa kabur sejumlah barang milik korban, mulai dari uang, telepon genggam, hingga sepeda motor.

Polisi mengungkap FR tidak hanya memasang lowongan kerja palsu di Makassar. Ia juga diduga sudah membuka lowongan serupa di Surabaya sebelum akhirnya ditangkap.

“Sudah selesai dengan yang di Makassar, dia mau berangkat ke Surabaya. Pelaku juga sudah buka lowongan kerja di Surabaya,” kata Arya.

Redaksi Energi Juang News

Real Madrid Tundukkan Sevilla Lewat Gol Vinicius

Real Madrid Tundukkan Sevilla Lewat Gol Vinicius

Redaksi Energi Juang News, Jakarta – Real Madrid membawa pulang tiga poin dari kandang Sevilla pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2025/2026. Bermain di Stadion Sanchez Pizjuan, Senin (18/5/2026) dini hari WIB, tim tamu menang tipis 1-0 lewat gol Vinicius Junior.

Kemenangan ini menjaga posisi Los Blancos di peringkat kedua klasemen sementara. Sementara itu, Sevilla masih tertahan di papan tengah menjelang akhir musim.

Vinicius Bawa Madrid Unggul Cepat

Sevilla langsung tampil menekan sejak menit awal. Tim tuan rumah mencoba menguasai permainan dan beberapa kali membangun serangan dari sisi sayap.

Namun, Real Madrid justru mampu mencuri gol lebih dulu pada menit ke-14. Vinicius Junior memanfaatkan bola liar di kotak penalti setelah Kylian Mbappe gagal mengontrol umpan Brahim Diaz dengan sempurna. Sepakan Vinicius mengarah tepat ke gawang dan mengubah skor menjadi 1-0.

Sevilla berusaha merespons lewat peluang Neal Maupay lima menit kemudian. Akan tetapi, tendangan jarak jauhnya masih bisa diamankan Thibaut Courtois.

Hingga turun minum, tidak ada tambahan gol tercipta. Real Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol.

Courtois Jadi Penyelamat Madrid

Sevilla hampir menyamakan skor pada awal babak kedua. Alexis Sanchez mendapatkan peluang emas di depan gawang pada menit ke-50, tetapi Courtois melakukan penyelamatan penting menggunakan kakinya.

Real Madrid sempat menambah keunggulan pada menit ke-73 melalui Mbappe. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Sevilla terus menekan di sisa pertandingan, tetapi lini belakang Madrid mampu menjaga keunggulan hingga laga usai. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan tim asuhan Carlo Ancelotti.

Posisi Klasemen

Tambahan tiga poin membuat Real Madrid tetap berada di posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 83 poin. Di sisi lain, Sevilla masih menempati urutan ke-13 dengan 43 poin.

Susunan pemain

Sevilla: Odysseas Vlachodimos; Jose Angel Carmona, Andres Castrin, Kike Salas, Gabriel Suazo; Ruben Vargas, Djibril Sow, Nemanja Gudelj, Oso; Ako Adams, Neal Maupay.

Real Madrid: Thibaut Courtois; Fran Garcia, Dean Huijsen, Antonio Rudiger, Dani Carvajal; Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, Thiago Pitarch, Brahim Diaz; Vinicius Junior, Kylian Mbappe.

Redaksi Energi Juang News

Kronologi Pemeriksaan Kartu Pokemon di Bea Cukai

Kronologi Pemeriksaan Kartu Pokemon di Bea Cukai

Energi Juang News, Jakarta- Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta memberikan penjelasan terkait video viral seorang perempuan yang menangis saat menjalani pemeriksaan di bandara. Pemeriksaan itu dilakukan setelah petugas menemukan indikasi barang tertentu dalam jumlah besar melalui mesin X-ray.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, saat penumpang berinisial JES tiba dari luar negeri. Bea Cukai menegaskan proses pemeriksaan telah mengikuti aturan yang berlaku.

Pemeriksaan Berawal dari Temuan X-Ray

Bea Cukai Soekarno-Hatta menyebut petugas mendeteksi adanya kartu koleksi dalam jumlah banyak di dalam koper penumpang. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam.

“Kegiatan pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas indikasi citra X-Ray yang menunjukkan adanya Kartu Pokemon dalam jumlah banyak,” tulis akun Instagram resmi @bcsoetta, Ahad, 17 Mei 2026.

Petugas lalu mendalami kemungkinan adanya aktivitas jasa titipan atau jastip. Dugaan itu muncul setelah petugas memeriksa data perjalanan penumpang yang dinilai cukup sering bepergian ke luar negeri dalam waktu berdekatan.

Selain itu, Bea Cukai juga melakukan pemantauan terhadap akun media sosial penumpang yang diduga menawarkan barang belanjaan luar negeri.

Diduga Terkait Aktivitas Jastip

Dalam proses pemeriksaan, petugas meminta klarifikasi terkait tujuan membawa barang tersebut. Penumpang kemudian menunjukkan invoice pembelian kepada petugas.

Menurut keterangan Bea Cukai, perempuan tersebut menyampaikan kartu-kartu tersebut merupakan hadiah atau oleh-oleh, bukan untuk diperjualbelikan.

Bea Cukai juga menyoroti nilai ekonomi kartu koleksi tersebut. Harga satu keping Kartu Pokemon disebut bisa mencapai Rp100 ribu hingga Rp100 juta. Bahkan, ada kartu tertentu yang nilainya menembus Rp1,5 miliar.

Aturan Barang Bawaan Penumpang

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025, setiap barang impor yang dibawa penumpang wajib diberitahukan kepada petugas Bea Cukai.

Dalam aturan itu, penumpang memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk barang pribadi hingga US$500 per orang. Namun, fasilitas tersebut tidak berlaku apabila barang bawaan dikategorikan sebagai barang dagangan atau commercial goods.

Redaksi Energi Juang News

Indeks Harga Saham Gabungan Terus Melemah, ke Level Berapa?

Jakarta, Energi Juang News – Indeks Harga Saham Gabungan terus melemah sejak pembukaan perdagangan hari ini, Senin (18/5).

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau terus melemah mendekati level 6.300-an.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business pukul 09.41 WIB, indeks saham Garuda melemah 3,66% ke level 6.476,91. Tak berselang lama, IHSG kembali melemah menyentuh level 6.452,97 dengan koreksi 4,02%.

IHSG bergerak melemah dari level 6.631,28 pada awal pembukaan perdagangan. Volume perdagangan tercatat sebesar 10,25 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,59 triliun.

Sebanyak 832.322 saham yang diperdagangkan sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Saat ini hanya tercatat 86 saham menguat, 590 saham melemah, dan 61 saham lainnya stagnan.

Sebagai informasi, pelemahan IHSG terjadi seiring pengumuman dua penyedia indeks saham global, yakni MSCI dan FTSE Russell pada Rabu (13/5) kemarin. Pada saat yang sama, IHSG mencatat koreksi hingga 1,98% ke level 6.723,32.

Saat itu, tercatat aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp 1,53 triliun. Catatan ini memperdalam aksi jual bersih sepanjang tahun 2026, yakni sebesar Rp 40,82 triliun.

 

Redaksi Energi Juang News

Pernyataan Menteri Keuangan Bikin Kemenkeu Bersuara

Jakarta, Energi Juang News-Pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang mempersilakan investor asing mencari negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia, membuat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersuara.

Pernyataan Purbaya itu disebut-sebut sebagai respons atas surat terbuka Kamar Dagang China di Indonesia (CCCI) kepada Presiden Prabowo Subianto. Kemenkeu menyatakan, kabar tersebut merupakan berita bohong atau hoaks.

“Berita yang beredar mengenai pernyataan Menkeu Purbaya yang mempersilakan investor asing mencari negara lain jika tidak cocok dengan kebijakan Indonesia sebagai respons terhadap surat terbuka Kamar Dagang China di Indonesia (CCCI) kepada Presiden RI mengenai berbagai hambatan investasi di Indonesia, merupakan berita hoaks,” bunyi keterangan Kemenkeu dikutip Minggu (17/5/2026).

Kemenkeu meminta agar masyarakat waspada terhadap berita yang mengatasnamakan Menkeu. “Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya,” bunyi keterangan tersebut lebih lanjut.

Sebelumnya, Kamar Dagang China (China Chamber of Commerce) melayangkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto berisi berbagai keluhan terkait keadaan investasi di Indonesia. Pengusaha tersebut menyoroti sejumlah kebijakan yang dinilai membebani dunia usaha, salah satunya terkait rencana persyaratan retensi Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA).

Berdasarkan surat yang beredar, Kadin China memprotes kebijakan DHE SDA yang mewajibkan penempatan 50% devisa ekspor di bank milik negara Indonesia selama minimal satu tahun. Kebijakan itu dinilai berpotensi mengganggu likuiditas perusahaan.

“Ini akan sangat merugikan likuiditas perusahaan dan operasi jangka panjang,” tulis surat tersebut, dikutip Rabu (13/5).

Selain itu, pengusaha China juga mengeluhkan terkait rencana kenaikan tarif royalti komoditas mineral dan batu bara (minerba) hingga bea keluar. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi meningkatkan biaya produksi industri pertambangan dan hilirisasi nikel di Indonesia.

Menanggapi itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pada dasarnya hubungan investasi Indonesia dan China bersifat timbal balik. Pemerintah Indonesia, kata dia, juga telah menyampaikan keluhan kepada pihak pengusaha China ihwal praktik bisnis yang tidak sesuai aturan atau ilegal.

“Saya sudah komplain ke mereka, banyak pengusaha China di sini yang juga melakukan bisnis nggak legal. Saya minta dia perbaiki waktu itu, dia janji akan memperingati mereka. Jadi itu dua arah sebetulnya, tidak ada masalah,” tutur Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat.

 

Redaksi Energi Juang News

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Berjalan Bersama Alien!

Washington, Energi Juang News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan bersama alien! Hal itu tampak di platform media sosial milik Trump, Truth Social.

Postingan tersebut langsung viral pada Minggu (17/5/2026) dan menyebar luas ke berbagai platform seperti X, Instagram, hingga Reddit.

Netizen pun dibuat bingung sekaligus penasaran, apakah foto itu nyata, hasil editan, atau sepenuhnya dibuat menggunakan artificial intelligence (AI)?

Dalam gambar yang beredar, Trump tampak berjalan di tengah pengawalan ketat agen keamanan dan personel militer. Yang bikin heboh, di sampingnya terlihat sosok alien berkepala besar dengan kulit mengilap sedang diborgol.

Nuansa lokasi pada foto itu disebut-sebut mirip fasilitas rahasia seperti Area 51, lokasi yang selama puluhan tahun dikaitkan dengan teori konspirasi UFO dan makhluk luar angkasa.

Meski terlihat realistis sekilas, banyak pengguna internet dan pengamat visual menduga gambar tersebut merupakan hasil generative AI.

Beberapa ciri yang dianggap mengarah ke AI antara lain tekstur kulit alien yang terlalu glossy, pencahayaan yang sangat dramatis, hingga detail bayangan yang tampak tidak konsisten.

Selain itu, komposisi foto dinilai terlalu “sempurna” layaknya gambar sinematik yang umum dibuat oleh tools AI image generator modern.

Trump sendiri memang dikenal kerap memposting konten bernada humor, satire, hingga trolling politik di Truth Social. Karena itu, sebagian netizen menganggap unggahan tersebut hanyalah meme untuk memancing reaksi publik.

Postingan Trump muncul hanya beberapa hari setelah pemerintahannya merilis batch pertama dokumen UFO/UAP terbaru.

Sebelumnya, pemerintahan Trump memang membuka lebih dari 160 file terkait unidentified anomalous phenomena (UAP), extraterrestrial life, dan UFO sebagai bagian dari janji transparansi pemerintah.

Karena itulah, sebagian komunitas penggemar UFO menganggap unggahan tersebut sebagai “kode” atau sinyal halus bahwa proses disclosure sedang berlangsung.

Teori liar pun bermunculan di media sosial. Kelompok pro-disclosure meyakini Trump sengaja memberi petunjuk bahwa pemerintah AS memang menyimpan informasi terkait alien.

Di sisi lain, kubu skeptis menilai unggahan itu hanya strategi marketing digital khas Trump untuk mengalihkan perhatian publik sekaligus menjaga namanya tetap viral di internet.

Ada pula netizen yang melihatnya sekadar hiburan. “Entah AI atau bukan, postingan ini sukses bikin orang bahas UFO lagi,” tulis salah satu pengguna X.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih maupun tim Trump terkait gambar viral tersebut.

Namun satu hal yang pasti, unggahan itu kembali memanaskan diskusi global soal UFO, alien, dan teori konspirasi yang selama ini selalu menarik perhatian publik.

Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana teknologi AI kini makin sulit dibedakan dari foto asli, terutama ketika digunakan untuk membuat konten viral di media sosial.

Redaksi Energi Juang News