Kamis, Mei 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 57

Kebakaran Grogol Jakbar Tewaskan 5 Orang

Kebakaran Grogol Jakbar Tewaskan 5 Orang

Energi Juang News, Jakarta- Peristiwa tragis terjadi di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada dini hari. Sebuah rumah dilalap api hingga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Kronologi Kebakaran di Permukiman Grogol

Insiden kebakaran melanda rumah warga di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan kepada petugas pada Jumat (17/5/2026) sekitar pukul 02.18 WIB.

Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat. Sebanyak 8 unit mobil damkar dengan 40 personel dikerahkan pada tahap awal. Operasi pemadaman dimulai pukul 02.23 WIB.

Lima Korban Ditemukan Tak Bernyawa

Api yang cepat membesar menyulitkan proses evakuasi. Dalam proses penanganan, petugas menemukan lima korban dalam kondisi tidak bernyawa.

“Objek kebakaran rumah tinggal. Korban jiwa 5 orang,” kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, Jumat (17/5/2026).

Petugas menemukan para korban di lantai dua rumah sekitar pukul 03.55 WIB. Kondisi bangunan saat itu sudah dipenuhi asap tebal dan api.

“Sekitar pukul 03.55 WIB, petugas telah menemukan korban yang sudah tidak bernyawa di lantai 2 sebanyak 5 orang,” katanya.

Dugaan Penyebab: Gangguan Listrik

Petugas menduga kebakaran dipicu oleh masalah kelistrikan. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan penyebab sementara, diduga adanya fenomena listrik,” katanya.

Proses Pemadaman dan Penanganan

Untuk mempercepat penanganan, jumlah armada ditambah menjadi 11 unit mobil damkar dengan total 55 personel. Petugas terus berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain.

Operasi pemadaman akhirnya selesai pada pukul 04.53 WIB setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Redaksi Energi Juang News

Belajar dari Bulu Ketek: Kisah Bendot, Mince, dan Yuli

Pelajaran hidup dari bulu ketek
Pelajaran hidup dari bulu ketek

Energi Juang News,Jakarta- Tidak semua pelajaran hidup datang dari buku motivasi, seminar mahal, atau konten TikTok yang sok bijak tapi ujungnya jualan kelas online.

Kadang, pelajaran terbaik justru datang dari tempat yang paling tidak terduga. Misalnya… dari bulu ketek.

Ya, Anda tidak salah baca. Bulu ketek. Bagian tubuh yang sering diremehkan, tapi diam-diam punya filosofi hidup yang lebih kuat daripada status galau di WhatsApp.

Entah harus disebut tragedi, komedi, atau kombinasi keduanya bagi seorang pria ini. Bendot,23 ini bukan tokoh luar biasa, bukan konglomerat, bukan influencer. Tapi dia pengangguran punya satu bakat yang jarang dipunyai orang: kemampuan membuat masalah gampang menjadi ruwet

Awalnya hidup Bendot biasa saja, menskipun berstatus Pengacara( Pengangguran Banyak Acara) punya satu wanita dalam hidupnya, Mince,18. Hubungan mereka stabil, tidak terlalu romantis, tapi cukup untuk bertahan. Karena dia pengangguran selalu mencari cewek dari lingkungan yang lebih mapan. Seperti pohon benalu nempel ke pohon aren ysng getahnya manis kedoyanan tawon lebah.

Sampai akhirnya muncul Yuli datang menggoda, lebih mapan, dan sulit diabaikan oleh orang yang imannya lagi tipis-tipisnya.

Awalnya Bendot hanya berniat “iseng”. Sekadar ngobrol. Sekadar cari suasana baru. Sekadar… ya, sekadar yang sering jadi awal dari bencana.

Dan seperti hukum alam yang tidak tertulis, dari “sekadar” itu semuanya mulai berkembang. Dari chat ringan jadi intens. Dari intens berujung “ngamar” bareng di kamar pribadi Yuli, nyoba nyoba rasanya servis tuan rumah.

Di sinilah Bendot mulai hidup seperti bulu ketek: terhimpit di antara dua sisi.

Di satu sisi ada Mince yang sudah lama menemani, yang tahu versi asli Bendot, termasuk kebiasaan jeleknya.

Di sisi lain ada Yuli—yang melihat Bendot sebagai versi terbaiknya, versi yang sudah diedit, difilter, dan diberi caption manis.

Dan Bendot, seperti kebanyakan manusia yang terlalu percaya diri, merasa bisa mengatur semuanya.

Dia pikir dia sutradara. Padahal kenyataannya, dia cuma figuran di drama yang dia buat sendiri.

Hari-hari Bendot jadi penuh strategi. Pagi kirim “selamat pagi sayang” ke Mince. Siang kirim “kamu lagi apa?” ke Yuli. Malam… sibuk cari alasan kenapa tidak bisa ketemu dua-duanya.

Kalau hidup ini lomba multitasking, mungkin Bendot sudah juara. Sayangnya, ini bukan lomba tapi ini jebakan.

Yuli pun mulai menuntut lebih. Karena, ia mulai mual mual karena ulah Bendot. Dan tentu tidak ada orang yang mau jadi “ban serep” selamanya.

Dan di tengah semua itu, Bendot tetap santai. Tetap merasa aman. Tetap percaya bahwa semuanya terkendali.

Sampai akhirnya… kenyataan datang tanpa permisi.

Kebohongan mulai terbuka. Chat yang salah kirim. Dan satu momen klasik yang selalu jadi klimaks cerita seperti ini: semuanya bertemu di waktu yang tidak tepat.

Bulu ketek itu sederhana Sentolop Bendot yang selalu terhimpit. Tidak pernah di posisi nyaman, tapi dia punya satu kelebihan: tetap tumbuh tegak.

Mengetahui kenyataan Bendot yang ngumbar sentolopnya ke wanita lain, Mince pergi meninggalkannya.

Dan Yuli? Awalnya marah dan kecewa tapi Bendot terlanjur menanam saham di perutnya.

Dan Bendot pusing menanggapi tuntutan Yuli untuk segera menikahinya. Boro boro nikah, makan saja masih numpang orang tua.

Disini jelas Yuli dirugikan materi maupun harga dirinya yang telah direnggut pengangguran macam Bendot. Seperti pepatah lucu,” jangan cuma meniru posisi bulu ketek.
Tiru juga ketegarannya” bukan kebodohan Bendotnya.

Karena pada akhirnya, yang membuat seseorang jatuh bukan karena dia terhimpit,
tapi karena dia mencoba nyaman berdiri di dua tempat sekaligus.

Dan seperti biasa, hidup tidak pernah suka orang yang rakus posisi.

Redaksi Energi Juang News

Deep Purple, Legenda Rock yang Tak Pernah Padam

Deep Purple
Deep Purple

Energi Juang News,Jakarta- Dunia musik kembali dikejutkan oleh kabar kurang menyenangkan bagi para pecinta rock di Indonesia. Band legendaris asal Inggris, Deep Purple, secara resmi mengumumkan pembatalan konser mereka yang sedianya digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 18 April 2026. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @deeppurple_official, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menuliskan dengan nada penuh penyesalan bahwa konser tersebut tidak dapat dilaksanakan. Bagi penggemar yang sudah lama menantikan momen ini, kabar tersebut tentu menjadi pukulan telak. Namun, di balik pembatalan ini, ada cerita panjang yang jauh lebih besar—kisah tentang perjalanan salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik rock.

Sulit mencari kata yang cukup untuk menggambarkan kontribusi Deep Purple dalam dunia musik. Dengan penjualan lebih dari 100 juta album di seluruh dunia, mereka bukan sekadar band—mereka adalah institusi dalam genre hard rock.

Pengakuan terhadap pengaruh mereka datang dari berbagai arah. Stasiun radio Inggris Planet Rock menobatkan mereka sebagai “band paling berpengaruh ke-5 sepanjang masa”. Tak hanya itu, mereka juga menerima “Legend Award” dalam ajang World Music Awards 2008 serta resmi masuk ke Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2016.

Salah satu tonggak penting dalam karier mereka adalah album live legendaris Made in Japan, yang hingga kini dianggap sebagai salah satu album live terbaik sepanjang masa. Album ini lahir dari formasi klasik MKII yang terdiri dari Ian Gillan, Ritchie Blackmore, Jon Lord, Roger Glover, dan Ian Paice.

Sejak terbentuk pada 1968, Deep Purple tidak pernah benar-benar berhenti. Mereka dikenal sebagai salah satu band paling rajin tur di dunia, bahkan puluhan tahun setelah masa kejayaan awal mereka.

Album-album seperti NOW What?! (2013), inFinite (2017), hingga Whoosh! (2020) membuktikan bahwa mereka masih relevan. Dalam proses kreatifnya, mereka bekerja sama dengan produser legendaris Bob Ezrin, yang juga pernah menangani Pink Floyd, KISS, dan Alice Cooper.

Menariknya, saat pandemi, mereka merilis Turning To Crime (2021), sebuah album cover yang direkam secara terpisah dari rumah masing-masing—sesuatu yang cukup “revolusioner” untuk band yang terbiasa rekaman bersama di studio.

Perubahan juga terjadi dalam formasi. Kepergian Steve Morse pada 2022 membuka jalan bagi Simon McBride, yang membawa energi baru ke dalam band.

Pada 2024, mereka merilis album terbaru berjudul =1, yang kembali diproduseri oleh Bob Ezrin. Judul unik ini mencerminkan filosofi sederhana namun dalam: di tengah dunia yang semakin kompleks, semuanya pada akhirnya kembali menjadi satu kesatuan.

Formasi terbaru yang terdiri dari Ian Gillan, Roger Glover, Ian Paice, Don Airey, dan Simon McBride terus melanjutkan tur dunia dengan semangat baru.

Mereka membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya dan tampil di panggung-panggung besar. Bahkan setelah lebih dari lima dekade, energi mereka masih mampu memikat generasi baru.

Pembatalan konser di Jakarta memang menyisakan kekecewaan. Namun jika melihat perjalanan panjang Deep Purple, satu hal menjadi jelas: mereka bukan sekadar band yang datang dan pergi.

Mereka adalah simbol konsistensi, inovasi, dan dedikasi dalam musik. Dari era piringan hitam hingga streaming digital, dari panggung kecil hingga arena raksasa—Deep Purple tetap berdiri.

Bagi para penggemar di Indonesia, mungkin ini bukan akhir, melainkan hanya jeda. Karena seperti filosofi mereka sendiri: pada akhirnya, semuanya kembali menjadi satu—musik, penggemar, dan waktu yang mempertemukan keduanya kembali.

Dalam lanskap musik global yang terus berubah, hanya sedikit nama yang mampu bertahan lintas generasi. Deep Purple adalah salah satunya.

Pembatalan konser Jakarta 2026 mungkin mengecewakan, tetapi warisan mereka tetap hidup—di setiap riff gitar, dentuman drum, dan suara vokal yang menggema dalam sejarah rock dunia.

Dan satu hal yang pasti: legenda tidak pernah benar-benar berhenti—mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali.

Redaksi Energi Juang News

Kepala Staf TNI AU: Perwira Remaja AAU Harus Perkuat Loyalitas pada Negara

Energi Juang News, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyerukan seluruh perwira remaja Akademi Angkatan Udara (AAU) memperkuat loyalitas kepada TNI dan negara.

“Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Tonny saat memberikan amanat pada acara Wisuda Sarjana Terapan Pertahanan 144 Perwira Remaja 2025 Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Kamis (16/4).

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, Tonny mengapresiasi seluruh perwira remaja karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.​​​​​​​

Pondasi Karakter Perwira

Tonny melanjutkan gelar Sarjana Terapan Pertahanan yang diraih para wisudawan merupakan hasil proses belajar yang menuntut kematangan mental, kecerdasan intelektual, dan ketangguhan fisik.

“Bekal tersebut menjadi dasar yang kuat untuk mengemban tanggung jawab sebagai perwira TNI AU,” ujarnya.

Kualitas SDM Udara

Tonny melanjutkan keunggulan kekuatan udara terletak pada alutsista dan kualitas sumber daya manusianya.

Oleh karena itu, Tonny berharap para perwira remaja AAU dapat terus mengembangkan wawasan, berfikir kritis dan adaptif akan perkembangan dinamika pertahanan.

Ia yakin para perwira remaja akan memberikan dampak baik bagi kemajuan pertahanan udara Indonesia.

Apresiasi Lulusan Terbaik

Dalam acara tersebut, Tonny juga menyerahkan penghargaan kepada beberapa lulusan berprestasi, di antaranya Letda Tek Sultan Ghazy Elkasa Pallaguna dan Letda Lek Axel Fahreza Aditama yang meraih Adhi Sakti Prodi Teknik Elektronika.

Selain itu, Letda Adm Belrake Qurrota A’yun Kun D. memperoleh Adhi Sakti dan Sastra Viratama Jaya Prodi Teknik Manajemen Industri. Sementara Letda Tek M Ihsanul Akbar dan Letda Lek Indra Listiyanto meraih Sastra Viratama.

Redaksi Energi Juang News

Bahas Hilirisasi dan Energi, Presiden Pimpin Ratas di Danantara

Energi Juang News, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (16/4) malam. Ratas itu membahas program-program strategis nasional, mulai dari proyek hilirisasi hingga pemanfaatan sampah menjadi energi (waste to energy/WtE).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, menjelaskan rapat tersebut digelar setelah Presiden menerima laporan secara maraton dari beberapa pejabat negara dan juga memimpin ratas di Istana Merdeka dari Kamis siang sampai dengan petang.

Laporan Maraton di Istana

Di Istana Merdeka, Presiden menerima laporan dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, kemudian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan terakhir dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran petinggi TNI AD.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengikuti agenda Presiden di Istana Merdeka dan Wisma Danantara, menjelaskan rapat terbatas di Danantara diikuti di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Kemudian, ada pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Chief Technology Officer Danantara sekaligus Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.

Percepatan Program Strategis

Teddy menjelaskan dalam rapat terbatas di Danantara, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan implementasi program-program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” katanya.

Tindak Lanjut Hasil Diplomasi

Teddy menambahkan rapat tersebut menjadi forum strategis mengintegrasikan hasil diplomasi Presiden Prabowo selama lawatannya di luar negeri ke dalam kebijakan domestik yang konkret dan terukur.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan,” ujarnya.

Pekan lalu, Presiden Prabowo melawat ke Rusia dan Prancis untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 13 April, kemudian bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada 14 April.

Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, dua pemimpin negara menyepakati kerja sama jangka panjang di sektor energi, termasuk investasi Rusia dalam pembangunan kilang dan penyimpanan (storage) minyak, kemudian pembelian minyak mentah dan LPG Rusia.

Redaksi Energi Juang News

Semifinal Liga Conference, Empat Tim Akan Berlaga

Energi Juang News, London – Sebanyak empat tim sudah memastikan diri tampil pada babak semifinal Liga Conference. Beberapa laga yang akan tersaji adalah Shakhtar Donetsk vs Crystal Palace dan Rayo Vallecano vs Strasbourg.

Langkah Palace dan Shakhtar

Klub Liga Inggris Crystal Palace memastikan satu tempat pada babak perempat final Liga Conference setelah menyingkirkan wakil Italia Fiorentina dengan agregat 4-2 pada babak perempat final, demikian catatan UEFA.

Crystal Palace melaju ke babak selanjutnya meski pada leg kedua takluk dengan skor 1-2 di kandang Fiorentina setelah bermain menang 3-0 di leg pertama.

Di sisi lain, Wakil Ukraina Shakhtar Donetsk melaju ke babak semifinal Liga Conference setelah mengalahkan klub Liga Belanda AZ dengan agregat 5-2.

Shakhtar Donetsk lolos ke semifinal setelah menang 3-0 di leg pertama, sedangkan di leg kedua mereka bermain imbang 2-2 di kandang AZ.

Rayo Tantang Strasbourg

Sementara itu, wakil Prancis Strasbourg akan menghadapi klub Liga Spanyol Rayo Vallecano pada semifinal Liga Conference.
Strasbourg melaju ke babak semifinal setelah menyingkirkan wakil Jerman Mainz dengan agregat 4-2, setelah di leg kedua mereka menang 4-0, meski di leg pertama takluk 0-2 di kandang Mainz.

Di sisi lain, Rayo Vallecano memastikan satu tempat di semifinal setelah menyudahi perjalanan klub Yunani AEK Athens pada babak perempat final.

Rayo Vallecano menyingkirkan AEK Athens dengan agregat 4-3 walau takluk 1-3 pada leg kedua, setelah sebelumnya menang 3-0 ketika melakoni leg pertama.

Jadwal Laga Semifinal

Dijadwalkan leg pertama semifinal Liga Conference akan dihelat pada 30 April 2026 waktu setempat, sedangkan leg kedua dilangsungkan sepekan berselang.

Berikut pertandingan semifinal Liga Conference 2025/2026:

Shakhtar Donetsk vs Crystal Palace
Rayo Vallecano vs Strasbourg.

Redaksi Energi Juang News

Sekjen PBB Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata

Energi Juang News, New York – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Hizbullah untuk mematuhi gencatan senjata. Pasca mediasi AS antara Lebanon dan Israel, gencatan senjata itu harus dipatuhi semua pihak, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Kamis.

Pesan PBB untuk Hizbullah

Menjawab pertanyaan apa pesan Guterres kepada Hizbullah setelah kesepakatan, Dujarric berkata: “Untuk mematuhi gencatan senjata… Saya pikir rakyat Lebanon telah sangat menderita”. Selain itu, penduduk di Israel utara juga berhak untuk hidup dalam damai, dan kami berharap semua orang akan mematuhi gencatan senjata ini.”

Kesepakatan Gencatan Senjata

Sebelumnya di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk memulai gencatan senjata 10 hari pada Kamis (16/4) pukul 21:00 GMT atau Jumat (17/4) pukul 04.00 WIB.

Langkah Lanjutan Washington

Trump juga mengatakan akan mengundang kedua pemimpin untuk mengunjungi Washington dan mengadakan pembicaraan yang lebih mendalam.

Presiden AS mengarahkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk bekerja sama dengan Israel dan Lebanon menuju perdamaian abadi.

Redaksi Energi Juang News

Ketua Ombudsman Disuap Perusahaan Nikel: Cermin Buram Korporatokrasi di Indonesia

Penahanan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan suap tata kelola pertambangan nikel periode 2013–2025 bukan sekadar perkara hukum biasa. Kasus ini membuka tabir yang lebih dalam: menguatnya korporatokrasi di Indonesia, sebuah kondisi ketika kekuatan korporasi besar mampu mempengaruhi bahkan mengendalikan kebijakan publik, regulasi, hingga penegakan hukum.

Menurut informasi yang beredar, Hery Susanto diduga menerima suap sebesar Rp1,5 miliar dari direktur PT TSHI, perusahaan yang bergerak di sektor nikel. Jika dugaan ini terbukti di pengadilan, maka yang terjadi bukan hanya pelanggaran etik individu, melainkan kegagalan sistemik dalam menjaga independensi lembaga negara dari intervensi kepentingan modal.

Korporatokrasi dan Pembajakan Kebijakan Publik

Dalam kajian politik ekonomi, konsep korporatokrasi merujuk pada dominasi perusahaan besar dalam proses pengambilan keputusan negara. Pemikir seperti C. Wright Mills melalui teori power elite menjelaskan bagaimana kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir aktor yang memiliki kontrol atas ekonomi, politik, dan militer. Dalam konteks Indonesia, korporasi ekstraktif seperti sektor pertambangan sering kali menjadi bagian dari “elit kekuasaan” ini.

Kasus suap yang menyeret pimpinan Ombudsman memperlihatkan bagaimana lembaga yang seharusnya menjadi pengawas pelayanan publik justru diduga terkooptasi oleh kepentingan industri. Ini adalah bentuk nyata dari regulatory capture, yakni kondisi ketika regulator atau pengawas justru bekerja untuk kepentingan pihak yang seharusnya diawasi.

Industri Nikel dan Konflik Kepentingan

Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia. Lonjakan permintaan global terhadap nikel—terutama untuk baterai kendaraan listrik—menjadikan sektor ini ladang bisnis bernilai tinggi.

Namun, di balik potensi ekonomi tersebut, tersimpan risiko besar berupa konflik kepentingan, korupsi, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berpihak pada rakyat.

Dalam banyak kasus, perusahaan tambang memiliki sumber daya finansial yang cukup untuk “membeli pengaruh”, baik melalui jalur formal seperti lobi kebijakan maupun jalur ilegal seperti suap. Dugaan suap terhadap Ketua Ombudsman menunjukkan bahwa tidak ada institusi yang benar-benar kebal dari penetrasi kepentingan korporasi.

Lemahnya Benteng Institusi Negara

Secara normatif, Ombudsman RI memiliki mandat untuk mengawasi pelayanan publik dan memastikan tidak terjadi maladministrasi. Namun, ketika pucuk pimpinannya justru terseret dalam pusaran korupsi, kepercayaan publik terhadap institusi ini tentu akan tergerus.

Teori kelembagaan menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam menjaga legitimasi lembaga negara. Tanpa itu, institusi akan kehilangan fungsi dasarnya dan berubah menjadi alat kekuasaan bagi kelompok tertentu.

Dalam konteks ini, kasus Hery Susanto menjadi alarm keras bahwa reformasi kelembagaan belum sepenuhnya berhasil.

Dampak bagi Demokrasi dan Keadilan Sosial

Korporatokrasi bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga ancaman serius bagi demokrasi. Ketika kebijakan publik ditentukan oleh kepentingan korporasi, maka prinsip kedaulatan rakyat menjadi tereduksi.

Rakyat tidak lagi menjadi subjek utama dalam pembangunan, melainkan sekadar objek yang terdampak.

Lebih jauh, dalam sektor pertambangan, dampaknya bisa sangat konkret: kerusakan lingkungan, konflik lahan dengan masyarakat adat, hingga ketimpangan ekonomi. Keuntungan besar dinikmati oleh segelintir elite, sementara masyarakat sekitar tambang justru menanggung beban sosial dan ekologis.

Momentum Reformasi Total

Kasus ini seharusnya menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh, bukan hanya penegakan hukum terhadap individu. Pemerintah perlu memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi dalam sektor pertambangan, serta memastikan bahwa lembaga negara benar-benar independen dari tekanan korporasi.

Selain itu, partisipasi publik harus diperluas. Masyarakat sipil, akademisi, dan media memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan mengungkap praktik-praktik korupsi yang melibatkan kekuatan besar.

Dugaan keterlibatan Ketua Ombudsman RI dalam kasus suap nikel adalah cermin buram dari realitas korporatokrasi di Indonesia. Ini bukan sekadar skandal individu, melainkan indikasi bahwa sistem demokrasi dan hukum kita masih rentan dibajak oleh kepentingan modal.

Jika tidak ada langkah serius untuk memutus mata rantai ini, maka kasus serupa akan terus berulang—dan rakyat akan selalu menjadi pihak yang dirugikan. Reformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Oleh Hizkia Darmayana
(Pemimpin Redaksi Energi Juang News)

Redaksi Energi Juang News

Satgas Haji Ilegal Soetta Perketat Pengawasan

Energi Juang News, Jakarta- Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta membentuk satuan tugas untuk mengantisipasi praktik keberangkatan jemaah haji ilegal pada musim haji tahun ini. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Pembentukan Satgas Respons Kasus Tahun Lalu

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Priya Kartika Perdhana mengungkapkan, temuan tahun sebelumnya menjadi dasar pembentukan tim khusus ini.

“Secara keseluruhan Dirjen Imigrasi mengagalkan 1.300 jemaah haji ilegal pada musim haji tahun lalu, 700 di antaranya di Bandara Soekarno Hatta,” ujar Priya dalam acara Coffe Morning dan Halal Bihalal di Kota Tangerang, Kamis, 16 April 2026.

Sebagian besar calon jemaah yang gagal berangkat diketahui menggunakan visa yang tidak sesuai, seperti visa kerja dan visa ziarah. Temuan tersebut dominan terjadi di Terminal 3 yang melayani penerbangan internasional non-haji reguler.

Fokus Pemeriksaan dan Penguatan Pengawasan

Satgas akan menitikberatkan pemeriksaan pada dokumen perjalanan dan jenis visa yang digunakan. Selain itu, koordinasi lintas instansi juga diperkuat untuk mempercepat penanganan jika ditemukan indikasi pelanggaran.

Petugas imigrasi juga akan ditambah, termasuk optimalisasi fasilitas di area pemeriksaan.

“Salah satu fungsi Satgas melakukan pencegahan dan melindungi masyarakat dari potensi masalah di luar negeri akibat keberangkatan yang tidak sesuai prosedur,” kata Galih.

Jadwal Keberangkatan dan Jumlah Jemaah

Pemberangkatan calon jemaah haji melalui Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan mulai 22 April 2026. Tahun ini, bandara tersebut akan melayani 35.285 jemaah dari Embarkasi Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh.

“Jemaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines,” kata Galih.

Sistem Terpusat dan Layanan Mekahrut

Pemeriksaan keimigrasian dilakukan secara terpusat di Asrama Haji sebelum keberangkatan. Setelah itu, jemaah diberangkatkan menggunakan bus yang telah disegel dan dikawal petugas menuju bandara.

Setibanya di bandara, jemaah diarahkan ke fasilitas Mekahrut di Terminal 2 untuk menjalani pemeriksaan oleh otoritas Arab Saudi. Skema ini memungkinkan jemaah langsung menuju pemondokan saat tiba tanpa pemeriksaan ulang.

“Dengan skema ini, proses keberangkatan menjadi lebih cepat, lebih teratur, dan lebih nyaman bagi seluruh calon jemaah haji,” kata Galih.

Redaksi Energi Juang News

Tragedi Sekolah di Turki: Siswa Tembak 9 Tewas

Tragedi Sekolah di Turki: Siswa Tembak 9 Tewas

Energi Juang News, Jakarta – Sebuah tragedi mengguncang dunia pendidikan di Turki setelah aksi kekerasan bersenjata merenggut banyak korban jiwa dalam waktu singkat. Insiden ini menambah daftar kasus serupa yang sebelumnya jarang terjadi di negara tersebut.

Kronologi Penembakan di Kahramanmaras

Peristiwa berdarah terjadi di Provinsi Kahramanmaras pada Rabu (15/4). Seorang siswa berusia 14 tahun datang ke sekolah dengan membawa lima pucuk senjata api di dalam tasnya.

Pelaku kemudian memasuki dua ruang kelas dan menembak secara acak. Aksi itu menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 13 lainnya. Kepanikan langsung terjadi, memaksa para siswa melompat dari jendela demi menyelamatkan diri.

Korban dan Kondisi Terbaru

Menteri Dalam Negeri Turki, Mustafa Ciftci, mengonfirmasi jumlah korban tewas dan luka. Dari total korban luka, enam orang masih dirawat intensif, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kritis.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan situasi mencekam. Sekitar 15 tembakan terdengar dalam durasi 1,5 menit, sementara puluhan siswa berusaha melarikan diri dari area sekolah.

Pelaku dan Dugaan Sumber Senjata

Gubernur Kahramanmaras, Mukerrem Unluer, menyebut pelaku merupakan siswa kelas 8.

“Seorang siswa datang ke sekolah dengan senjata api yang kami yakini milik ayahnya di dalam ranselnya. Dia memasuki dua ruang kelas dan melepaskan tembakan secara acak, menyebabkan luka-luka dan kematian,” kata Unluer kepada wartawan.

Pelaku diketahui membawa lima senjata api lengkap dengan tujuh magasin. Ia juga disebut sebagai anak dari mantan pejabat kepolisian.

Pelaku Tewas, Keluarga Diamankan

Setelah melakukan aksinya, pelaku ditemukan tewas. “Dia menembak dirinya sendiri. Belum jelas apakah ini bunuh diri atau terjadi di tengah kekacauan,” sebutnya.

Pihak kepolisian Turki telah menahan ayah dan ibu pelaku untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Motif Masih Misterius

Hingga kini, motif penembakan belum terungkap. Menteri Kehakiman Turki, Akin Gurlek, menyatakan jaksa telah memulai penyelidikan resmi.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut menyampaikan duka mendalam.

“Dalam serangan tragis ini, sayangnya kita kehilangan anak-anak muda kita yang cerdas dan seorang pendidik yang berdedikasi,” kata Erdogan.

Terinspirasi Pelaku Lama?

Temuan awal mengungkap bahwa pelaku sempat merujuk pada Elliot Rodger melalui profil WhatsApp miliknya. Rodger dikenal sebagai pelaku penembakan di California pada 2014 yang menewaskan enam orang sebelum mengakhiri hidupnya.

Insiden Kedua dalam Dua Hari

Penembakan ini menjadi insiden kedua dalam dua hari terakhir di Turki. Sebelumnya, aksi serupa terjadi di Provinsi Sanliurfa pada Selasa (14/4), ketika seorang mantan siswa menembak di sekolah lamanya dan melukai 16 orang.

Redaksi Energi Juang News