Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 794

PBNU Dorong Ekonomi Digital Syariah Melalui Nunomics

Gerak News, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong sektor ekonomi digital untuk menjadi pendorong bagi ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air.

Rois Aam PBNU, Miftachul Akhyar, mengatakan pondok pesantren juga harus siap menyikapi tentang perkembangan ekonomi digital agar dapat bersaing secara global, salah satunya dengan meluncurkan Nunomics Miftachus Sunnah (MS).

“Aplikasi Nunomics yang merupakan bagian dari komitmen generasi-generasi masa depan  pesantren dan terutama generasi muda Nahdlatul Ulama dalam proses adaptasi terhadap tantangan masa depan yang terus bertransformasi untuk menghadapi perkembangan zaman,” kata Mifachul melalui keterangan tertulis, Selasa (21/5).

Pria yang juga pengasuh Pondok Psantren Miftachus Sunnah itu menjelaskan para santri harus siap menjadi lulusan yang mampu bersaing global.

“Kami siap mencetak generasi muda Islam Mandiri, Berakhlakul Karimah serta berdaya saing Global ini juga menjawab tantangan mendatang,” jelasnya.

Senada, Pimpinan Ponpes Miftachus Sunnah II Lakarsantri Surabaya dan inisiator Nunomics, Norhadi MM mengatakan salah satu unggulan aplikasi tersebut yakni sebagai fitur transaksi fisik emas secara digital di dalam bursa pertama Pondok Pesantren di Indonesia, diyakini sebagai awal kebangkitan ekosistem digital syariah di Indonesia.

“Hal ini terjadi agar ummat berdaya, pesantren berdaya dengan kemandirian ekonomi, yang akan memacu bangsa ini dapat berdaya saing,” tambahnya.

Ia menjelaskan Nunomics tidak menawarkan emas digital, melainkan fisik emas dengan tingkat kemurnian 999,9 yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Transaksi fisik emas dapat dilakukan mulai dari 0,01 gram.

Transaksi fisik emas ini diawasi langsung oleh Bappebti sebagai lembaga regulasi, Jakarta Futures Exchange (JFX) sebagai lembaga bursa, Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai lembaga kliring fisik komoditi, Kinesis Monetary Indonesia dan PT Pos Indonesia sebagai pengelola tempat penyimpanan fisik emas, serta ABI Komoditi Berjangka sebagai perantara perdagangan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kalianak H Khoirul Huda menambahkan, hadirnya NUNOMICS MS memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat mengakses langsung ke pasar (direct market access) perdagangan logam murni internasional.

“Nunomics MS menjadi langkah lanjutan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah terhadap pembangunan masyarakat yang Inklusif, Adil dan Berlandaskan pada nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” pungkasnya. 

Redaksi Gerak News

Pembunuhan Noven Belum Terungkap, Apa Kata Polisi?

Gerak News, Jakarta- Kasus pembunuhan Adriana Yubelia Noven atau Noven kembali mencuat ke publik setelah kasus pembunuhan Vina Cirebon juga jadi bahan perbincangan.

Diketahui, Noven merupakan pelajar SMK Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat yang tewas dibunuh pada tahun 2019 lalu.

Hingga saat ini, pelakunya belum juga ditangkap.

Polresta Bogor Kota pun berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas.

“Kami berjanji akan melakukan penyelidikan sampai tuntas. Karena tidak ada kejahatan yang sempurna dan kami akan buktikan bahwa kami akan bisa mengungkap peristiwa ini,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara di ruangan kerjanya, Senin (20/5/2024).

Luthfi melanjutkan, saat ini sudah 34 saksi yang dimintai keterangan mulai dari teman dekat korban, teman sekolah, keluarga hingga kerabat korban.

Tidak hanya itu, sambung Luthfi, sejauh ini pihaknya juga sudah mengantongi lima orang kandidat terduga pelaku.

Meski sudah mengantongi lima kandidat pelaku, bukti pendukung masih dirasa belum kuat untuk menetapkan terduga pelaku ini sebagai tersangka.

“Kami masih mencoba lagi alat bukti yang lainnya terhadap kandidat-kandidat kandidat ini. Apakah bisa ditetapkan sebagai tersangka atau tidak,” tambah Luthfi.

Selain itu, Polresta akan memaksimalkan dengan menggandeng beberapa pakar mulai dari psikologi forensik, ahli kriminolog, serta ahli gestur tubuh.

“Yang mana terekam dalam CCTV bahwa terduga pelaku memiliki ciri khas tersendiri dengan tangan yang kepegang ke arah dagu dan cara jalan. Yang mana nanti bisa membantu kami menambah keyakinan kami dalam hal penetapan tersangka dari pada kandidat ini,” tegas Luthfi.

Sementara itu, ayah kandung Noven, Yohannes Bosco Wijanarko mengatakan, bahwa saat ini ia menunggu pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Bogor Kota berani mengungkap kasus ini.

“Harapannya sih polisi betul-betul berani dia untuk mengungkap kasus anak saya ini (Noven). Karena menurut saya ini kasus tinggal nunggu keberanian polisi saja,” kata Yohannes.

Yohannes menilai, polisi telah gagal mengusut tuntas kasus ini sebab sudah 5 tahun berlalu polisi belum berhasil menangkap pelaku.

“Menurut saya polisi terlalu berlarut larut. Ini waktunya sudah berlarut larut. Menurut saya juga polisi sudah gagal mengungkap kasus ini. Apalagi itu CCTV sudah jelas gitu,” jelasnya.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Jadi Penghasil Migas Terbesar, PHR Jaga Ketahanan Energi

Gus Falah, Anggota DPR RI yang Tegas dan Merakyat

Gerak News, Jakarta-Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan kesuksesan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mempertahankan posisi sebagai penghasil minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia, membuktikan perusahaan itu fokus menjaga ketahanan energi nasional.

Gus Falah mengungkapkan, keberhasilan perusahaan yang menjadi bagian dari Subholding Upstream Pertamina itu mencatatkan produksi sebesar 167.270 barel setara minyak per hari di sepanjang 2023, merupakan bukti nyata komitmen PHR meningkatkan produktivitas.

“PHR sadar betul, agar ketahanan energi kita terjaga, produktivitas harus juga terjaga, bahkan ditingkatkan,” ujar Gus Falah, Selasa (21/5/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, upaya PHR selama ini untuk membuat sumur-sumur pengeboran minyak di Blok Rokan kembali produktif, telah membuahkan hasil positif.

Inovasi PHR dalam mengembangkan sumur minyak non konvensional (MNK) dan mengoptimalkan lapangan minyak tua juga merepresentasikan komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktivitas.

Keberhasilan PHR mempertahankan posisi sebagai penghasil  migas terbesar di Indonesia, membuktikan PHR serius dalam meningkatkan produktivitas,” ujar Gus Falah.

” Golnya, ketahanan energi kita terjaga. Ini yang harus menjadi komitmen PHR seterusnya,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News

Ormas Yang Peroleh Izin Tambang Harus Bergelut Di Ekonomi

Gerak News, Jakarta- Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan jenis organisasi kemasyarakatan (ormas) yang direncanakan bisa mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Yuliot mengungkapkan jenis ormas yang nantinya bisa diberikan IUP oleh pemerintah adalah ormas keagamaan yang menjalankan fungsi atau bergelut di bidang ekonomi.

“Ormas keagamaan yang menjalankan fungsi/bidang ekonomi,” ungkap Yuliot, Senin (20/5/2024).

Walaupun begitu, kepastian pembagian IUP untuk ormas keagamaan tersebut menurutnya masih menunggu revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Terkait dengan pengalokasian lahan bagi Ormas saat ini masih dalam proses perubahan regulasi PP 96/2021,” ucapnya.

“Mekanisme mengikuti ketentuan pada perubahan PP,” ujarnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Pertambangan Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif menjelaskan, pembagian izin tambang kepada sejumlah ormas keagamaan bisa saja dilakukan, asalkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Ya misalnya anda sama teman-teman punya perusahaan kan bisa saja. Pokoknya sesuai aturannya misalkan ada lelang, ada penciutan PKP2B kan prioritas BUMN dan BUMD baru swasta nah itu kan bisa masuk di kelompok swasta,” kata Irwandy di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Meskipun BUMN dan BUMD mendapat prioritas dalam pengelolaan tambang hasil penciutan dari eks PKP2B, menurutnya ini tidak menutup kemungkinan ormas yang ingin mengelola tambang bisa menjalin kerja sama dengan BUMN atau BUMD.

“Kecuali mereka bekerja sama,” kata Irwandy.

Seperti diketahui, rencana pemerintah akan membagikan IUP kepada ormas mulanya disebutkan oleh Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Bahlil menyebut, IUP yang rencananya akan diberikan pada Ormas tersebut merupakan IUP yang sudah diperintahkan untuk dicabut oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya, ada sebanyak 2.078 IUP yang diusulkan untuk dicabut.

Dia mengatakan, IUP yang diberikan untuk berbagai kalangan kelompok masyarakat ini merupakan pemerataan pembagian kepemilikan tambang dengan masyarakat lokal di daerah tersebut.

Ormas yang akan diberikan IUP yakni NU, Muhammadiyah dan organisasi keagamaan lainnya mulai dari Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Bahlil memastikan pembagian IUP ini akan dilakukan dengan baik tanpa adanya conflict of interest. Bahkan ia akan mencarikan partner profesional bagi ormas keagamaan dalam pengelolaan tambang.

Redaksi Gerak News

Kemenag Tegaskan Dua Pegawai Non-Islam Bukan Petugas Haji

Gerak News, Jakarta-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parepare melibatkan dua pegawai non-Islam dalam kepanitian pemberangkaatan jemaah haji.

Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie memastikan dua pegawai tersebut bukanlah petugas haji, melainkan panitia pemberangkatan jemaah haji.

“Kita sudah memastikan bahwa dua pegawai non-Islam itu dilibatkan hanya sebagai bagian dari panitia pemberangkatan jemaah haji,” kata Anna Hasbie, di Jakarta, Senin (20/5).

Pernyataan Anna ini merespons pernyataan Alfian Tanjung yang disiarkan melalui Youtube dengan judul “Konyol, 2 Orang Kafir Dijadikan Petugas Urusan Haji oleh Kementerian Agama, Hanya Ingin Disebut Toleransi?”.

“Jadi narasi yang disampaikan Alfian Tanjung itu salah kaprah dan cenderung mengarah pada disinformasi dan fitnah,” tegas Anna.

Menurut Anna, sebagai bagian dari panitia pemberangkatan, tugas mereka sebatas mengantar jemaah dari Parepare sampai ke Embarkasi Makassar (UPG) di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Dua pegawai ini tergabung dalam tim pelayanan koper jemaah dan tim pelayanan penerimaan jemaah.

“Jadi keduanya bukan menjadi bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berangkat ke Tanah Suci. Tugas mereka hanya sampai Embarkasi Makassar,” kata Anna.

Anna menambahkan, Undang-undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah mengatur bahwa Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab Pemerintah.

Dalam proses kepanitian penyelenggaraannya, tentu melibatkan beragam unsur, tidak hanya Pegawai Kementerian Agama, tapi juga pegawai Kementerian/Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, dan pihak terkait lainnya.

Redaksi Gerak News

Presiden Jokowi Dorong Elon Musk Kembangkan Investasi Di Indonesia

Gerak News, Jakarta-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10. 

Jokowi mendorong Elon mengembangkan lebih lanjut investasinya di Indonesia.

Kami mengapresiasi dan terus mendorong pengembangan investasi perusahaan SpaceX, Tesla, Neuralink, dan Boring di Indonesia,” kata Jokowi di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Bali, Senin, 20 Mei 2024.

Di hadapan ElonJokowi membahas akselerasi transformasi digital hingga potensi pengembangan investasi di Indonesia. Karena hal ini juga butuh dukungan dari berbagai pihak.

“Pak Musk, Indonesia saat ini sedang menjalani percepatan transformasi digital nasional dan membuka banyak potensi investasi di sektor infrastruktur, teknologi pemerintahan, ekonomi digital, dan masyarakat digital,” ucap Jokowi.

Jokowi berharap Starlink yang sedang dalam tahap kerja sama di Indonesia dapat bersinergi dengan penyedia internet di Indonesia. Khususnya menyediakan akses internet yang terjangkau, mengutamakan perlindungan konsumen, memberikan harga murah untuk penggunaan layanan publik termasuk di puskesmas hingga sekolah terpencil di Indonesia.

Elon Musk menyatakan kehormatannya bisa berpartisipasi dalam forum tersebut dan senang bisa berada di Bali. Ia juga memastikan bakal mendukung penyediaan Starlink untuk sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kami berharap dapat menyediakan konektivitas Starlink untuk mendukung fasilitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” kata Elon.

Redaksi Gerak News

BPIP : Presiden Jokowi Pimpin Upacara Harlah Pancasila Di Blok Rokan

Upacara Hari Lahir Pancasila Digelar Di Blok Rokan, Mengapa?

Gerak News, Jakarta-Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Tonny Agung Arifianto mengatakan Presiden Joko Widodo dijadwalkan, akan memimpin upacara Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Blok Rokan, Riau, Sabtu, 1 Juni 2024.

“Blok Rokan merupakan blok minyak tersubur di Indonesia yang sejak 2021, yang pengelolaannya 100 persen kembali ke Ibu Pertiwi. Kami ingin sampaikan pesan, kalau kita bersatu, kita bisa mengelola sumber daya alam yang manfaatnya untuk kesejahteraan seluruh rakyat,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Lanjut dia, pemilihan Lapangan Blok Rokan sebagai lokasi acara puncak peringatan Harlah Pancasila tahun 2024, untuk meningkatkan nasionalisme dan persatuan seluruh anak bangsa.

Harlah Pancasila tahun 2024 mengusung tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. Tonny mengatakan, Indonesia akan mengalami usia emas pada 2045. Pada saat itu, Indonesia genap berusia 100 tahun atau satu abad.

“Di masa itu ditargetkan Indonesia sudah menjadi negara maju dan sejajar dengan negara adidaya,” ujarnya.

Sedangkan logo utama Harlah Pancasila tahun 2024, yakni Sandya Taru atau Pohon Persatuan yang mencerminkan persatuan, semangat gotong royong dan kesetaraan. Pohon Persatuan tercipta dari nilai ketiga dalam Pancasila: Persatuan Indonesia dengan simbol beringin.

“Layaknya pohon yang bermakna sumber kehidupan, Pancasila lahir menjadi kekuatan Bangsa. Pancasila menjaga jiwa-jiwa setiap insan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila membentuk karakter budi pekerti luhur,” jelasnya.

Peserta upacara peringatan Harlah Pancasila di Blok Rokan diperkirakan sebanyak seribu orang dari unsur TNI, Polri, ASN, pegawai Pertamina Hulu Rokan, dan pelajar. Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga dijadwalkan hadir. Ketua MPR Bambang Soesatyo akan bertindak sebagai pembaca teks Pancasila.

Ketua DPR Puan Maharani akan menjadi pembaca UU 1945. Doa akan dibacakan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Upacara akan melibatkan Paskibraka tingkat Nasional dan Provinsi Riau.

Redaksi Gerak News

Hari Kebangkitan Nasional, Romo Benny : Jaga Kebhinekaan!

Gerak News, Jakarta-  Seluruh masyarakat Indonesia setiap tanggal 20 Mei memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo pun mengingatkan masyarakat terus menjaga kebhinekaan.

Rohaniwan Katolik yang akrab disapa Romo Benny itu mengatakan, Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk mempersatukan semua elemen bangsa.

“Untuk mengingatkan kembali pentingnya kemandirian dan kedaulatan,” katanya dalam keterangannya kepada media, baru-baru ini.

Romo Benny menjelaskan, kemandirian bangsa akan terwujud ketika Indonesia mampu mengelola sumber daya alam dan manusia secara mandiri.

“Tanpa tergantung kepada pihak asing,” jelasnya.

Dia mengatakan, semangat kebangkitan nasional harus terus digelorakan. Selain itu, nilai-nilai yang tergantung dalam Pancasila perlu diaplikasikan pada setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Redaksi Gerak News

Influencer Perdamaian: Presiden Iran, Membela Palestina Tapi Bantu Pembantaian Rakyat Ukraina

Gerak News, Jakarta-Presiden Iran Ebrahim Raisi tewas dalam kecelakaan helikopter pada hari Minggu (19/5/2024).

 Influencer perdamaian Vanda Sakina Damayanti mengungkapkan pandangannya terkait tewasnya Presiden Iran tersebut.

Dia mengungkapkan, hatinya terbelah antara gembira dan sedih. Vanda mengungkapkan, di satu sisi dirinya gembira atas musibah yang menimpa Raisi, karena Presiden Iran itu ikut membantu Rusia membantai rakyat Ukraina . 

“Senang, karena dia (Presiden Iran) jahat terhadap Ukraina karena ikut andil membantu Rusia membunuh rakyat Ukraina dengan drone-drone buatan negaranya,” ujar Vanda, yang pernah tinggal di Ukraina hingga Rusia menyerang negara tersebut pada 2022.

Vanda Sakina Damayanti

Jadi, sambung Vanda, Iran bagaikan Amerika dan negara Barat membantu Israel dalam menyerang Palestina.

Vanda juga lega, karena rezim Ebrahim Raisi telah banyak mengintimidasi rakyat Iran.

Namun, disisi lain Vanda mengaku bersedih karena Ebrahim Raisi adalah salah satu pemimpin negara yang berani menyerang Israel.

“Secara kita semua sudah depresi ingin Israel jatuh, dan Palestina kembali menguasai wilayahnya dengan bantuan senjata dari mereka (Iran) ini,” ujar Vanda.

Vanda pun mengatakan, kecelakaan yang menimpa Raisi bisa merupakan kecelakaan murni, namun bisa juga disebabkan sabotase.

“Sejak  belajar tentang pertikaian geopolitik dunia, terutama mengenal kejahatan dan ambisi dua kubu besar dunia, Amerika Serikat-Barat dan Rusia-sekutunya, rasanya semua mungkin terjadi. Kita lihat nanti akhir investigasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Iran Ebrahim Raisidan menteri luar negerinya dilaporkan tewas dalam kecelakaan helikopter pada hari Minggu.

Demikian disampaikan seorang pejabat pemerintah setempat pada Senin (20/5/2024), setelah tim pencari menemukan puing-puing kecelakaan di provinsi Azerbaijan Timur.

“Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu,” kata pejabat senior Iran kepada Reuters.

Redaksi Gerak News

Kasus Vina Viral, Publik Ingatkan Kasus Pembunuhan Noven

Gerak News, Jakarta-  Kasus Vina Cirebon mendapat atensi publik pasca rilisnya film Vina Sebelum 7 Hari. Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eki di Cirebon pada 26 Agustus 2016 jadi sorotan karena tiga tersangka yakni Pegi, Andi dan Dani masih buron selama 8 tahun.

Di tengah kasus Vina Cirebon yang masih menimbulkan tanda tanya ini, pihak kepolisian juga didesak publik untuk menyelesaikan kasus pembunuhan lain yang tersangkanya juga masih buron yakni pembunuhan Noven di Bogor.

Pada 7 Januari 2019, siswi SMK Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya (19) tewas ditikam di sebuah gang kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat. Sampai saat ini kasus pembunuhan Noven masih menjadi misterius.

“Ingat Kasus Pembunuhan Noven di Bogor, 5 Tahun Lalu? Pihak kepolisian sempat menerjunkan FBI tapi sampai 5 tahun lebih usai peristiwa penusukan kasus tersebut belum juga terungkap,” cuit akun X @Heraloebss mengingatkan lagi kasus Noven, seperti dikutip, Minggu (19/5).

Pada cuitan akun itu juga disertakan video tayangan Narasi Mata Najwa yang membahas perihal kasus pembunuhan Noven.

Di video itu, Najwa Shihab menyebut bahwa pihak kepolisian mengatakan mereka kesulitan menemukan pelaku pembunuhan Noven disebabkan rekaman CCTV yang resolusinya kecil.

“Tetapi Mata Najwa secara ekskulsif mendapatkan CCTV yang resolusinya sangat jelas. Di rekaman CCTV ada pria berbaju biru. Pria yang sudah disebutkan polisi diduga pelaku pembunuhan,” kata Najwa.

Noven Cahya siswi SMK di Bogor tewas bersimbah darah dengan luka tusukan. Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, Noven mendapatkan luka tusuk sedalam 22 cm.

“Korban alami luka tusuk di dada sedalam 22 centimenterr dan lebar 3 sentimenter,” kata Kasat Reskrim Polresta Kota Bogor, AKP Agah Sonjaya.

Siapa pelaku pembunuhan Noven kemudian menjadi misterius. Bahkan di kasus ini pihak kepolisian Indonesia sampai menggandeng FBI untuk identitikasi pelaku lewat rekaman CCTV.

Dari rekaman CCTV, terlihat memang seorang berbaju biru sudah menunggu Noven saat akan pulang ke rumah kostnya. Pelaku kemudian menusuk korban dan langsung kabur.

Di tubuh korban, pisau yang ditusuk pelaku masih tertancap. Dari hasil penyelidikan, awalnya pelaku diduga oleh mantan pacar Noven yakni S. Namun S tidak ditangkap karena pihak kepolisian tidak memiliki cukup bukti.

Pihak keluarga yang menunggu hasil investigasi polisi sampai saat ini masih belum mengetahui titik terang soal pelaku. Padahal polisi mengaku sudah memeriksa 34 saksi namun hingga detik ini pelaku masih menghirup udara bebas.

Redaksi Gerak News