Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaAgamaMakna Ucapan Idul Fitri: 'Minal Aidin Wal Faizin' dan 'Taqabbalallahu Minna wa...

Makna Ucapan Idul Fitri: ‘Minal Aidin Wal Faizin’ dan ‘Taqabbalallahu Minna wa Minkum’

Energi Juang News, Jakarta – Setiap perayaan Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia kerap saling mengucapkan selamat dengan frasa seperti “Minal Aidin Wal Faizin” dan “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”. Kedua ungkapan ini memiliki makna mendalam dan sejarah yang menarik dalam tradisi Islam.

Asal-Usul dan Makna ‘Minal Aidin Wal Faizin’

Ungkapan “Minal Aidin Wal Faizin” secara harfiah berarti “Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang menang”. Di Indonesia dan Malaysia, frasa ini populer digunakan saat Idul Fitri, meskipun tidak berasal langsung dari ajaran Nabi Muhammad SAW.

Arwani Faishal, anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjelaskan bahwa tradisi ini bermula dari dakwah para pedagang Arab yang menyebarkan Islam di Nusantara. “Kalimat itu di suatu kawasan Melayu seperti Indonesia, Malaysia sangat populer. Ini bukan dari Nabi (Muhammad), tapi itu ucapan selamat dan secara tekstual adalah doa,” ujar Arwani.

‘Taqabbalallahu Minna wa Minkum’: Ucapan dari Tradisi Sahabat

Sementara itu, “Taqabbalallahu Minna wa Minkum” berarti “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian”. Ucapan ini memiliki dasar dari tradisi para sahabat Nabi Muhammad SAW. Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitab Fathul Bari menyebutkan bahwa para sahabat Rasulullah SAW saling mengucapkan doa tersebut ketika bertemu pada hari raya. “Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila bertemu di hari raya, mereka mengucapkan kepada sebagian lainnya: taqabbalallahu minna wa minka,” tulis Ibnu Hajar.

Penggunaan dan Kombinasi Kedua Ucapan

Meskipun “Taqabbalallahu Minna wa Minkum” dianggap lebih utama karena berasal dari tradisi sahabat, penggunaan “Minal Aidin Wal Faizin” tetap diperbolehkan dan telah menjadi bagian dari budaya di Indonesia. Beberapa umat Muslim menggabungkan kedua ucapan tersebut untuk menyampaikan doa yang lebih lengkap, seperti “Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin.” Hal ini mencerminkan harapan agar Allah menerima amal ibadah selama Ramadan dan menjadikan kita kembali suci serta meraih kemenangan.

Baca juga :  Setelah Ramadan, Puasa Syawal Juga Punya Keistimewaan

Dalam konteks budaya Indonesia, tradisi bermaaf-maafan dan saling mengucapkan selamat saat Idul Fitri memperkuat tali silaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama. Penggunaan berbagai ucapan tersebut mencerminkan kekayaan tradisi Islam yang berkembang di Nusantara.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments