Energi Juang News, Jakarta- Anggota DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan, peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025, merupakan momentum untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan hubungan industrial di Indonesia.
Momentum hari buruh ini, sambung Gus Falah, diharapkan membuat para pemangku kepentingan dalam hubungan industrial mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
“Sebagai dasar negara, Pancasila seharusnya menjadi rujukan perilaku dalam berbangsa dan bernegara, termasuk dalam hubungan industrial. Sudah seharusnya seluruh aktor dalam hubungan industrial mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sehingga menghasilkan hubungan industrial yang berlandaskan spirit kekeluargaan dan keadilan,” ujar Gus Falah, Kamis (1/5/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, hubungan industrial Pancasila berlandaskan pada nilai-nilai yang terkandung dalam 5 sila dalam Pancasila.
Sila ketiga, misalnya, mengamanatkan pekerja/buruh dan pengusaha sebagai rekan seperjuangan dalam menjalankan roda perusahaan dengan asas non-diskriminasi.
Lalu sila kelima, sambung Gus Falah, mengamanatkan agar seluruh pekerja/buruh sudah terdaftar pada jaminan sosial sehingga kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia akan tercapai.
Maka, momentum Hari Buruh Internasional ini harus kita fokuskan pada penguatan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam dunia usaha, sehingga kelangsungan berusaha dan keharmonisan dalam hubungan kerja bisa terwujud demi tercapai kesejahteraan bersama,” pungkas Gus Falah
Redaksi Energi Juang News



