Energi Juang News, Jakarta- Ketegangan militer di Timur Tengah memaksa pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat untuk melindungi warganya. Sebagian warga yang berada di wilayah rawan akhirnya berhasil dipulangkan dan telah tiba kembali di tanah air dengan kondisi aman.
22 WNI Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
Sebanyak 22 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya berada di Iran telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Dilansir dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Rabu (11/3/2026), rombongan tersebut tiba pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Proses pemulangan dilakukan pemerintah setelah situasi keamanan di Iran memanas akibat serangan koalisi Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak akhir Februari.
Sebelum kembali ke Indonesia, para WNI terlebih dahulu dievakuasi melalui Baku, Azerbaijan. Pemerintah menjalankan proses pemulangan ini dalam dua tahap.
Evakuasi Dilakukan dalam Dua Gelombang
Gelombang pertama berhasil membawa pulang 22 orang. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja hingga pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Iran.
Rinciannya meliputi 10 pekerja WNI, satu pengajar atau jurnalis, 14 pelajar atau mahasiswa, dua Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta lima wisatawan.
Baca juga : Non-Blok ala Prabowo? Ketidakpastian Sikap RI di Tengah Gejolak Iran-China-AS
Sementara itu, evakuasi gelombang kedua masih berlangsung. Pemerintah memperkirakan 10 WNI lainnya akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (11/3/2026) hari ini.
Jika proses ini berjalan sesuai rencana, total 32 WNI akan berhasil dipulangkan dari Iran.
Ratusan WNI Masih Tercatat di Iran
Data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran menunjukkan bahwa terdapat 329 WNI yang tercatat berada di Iran.
Sebagian besar dari mereka berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Konsentrasi terbesar berada di Kota Qom. Selain itu, ada pula pekerja migran Indonesia serta beberapa ekspatriat yang tinggal di negara tersebut.
Setelah tiba di Indonesia, para WNI yang dievakuasi akan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing.
Menlu Sambut Kepulangan WNI
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, turut hadir menyambut kedatangan para WNI di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga,” ujar Sugiono saat menyambut para WNI di Bandara Soekarno-Hatta.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
“Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” tambah Menlu.
Pemerintah memastikan langkah perlindungan terhadap warga negara Indonesia di luar negeri tetap menjadi prioritas, terutama di wilayah yang terdampak konflik bersenjata.
Redaksi Energi Juang News



