Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaPolitikLetjen Kunto Arief Wibowo Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Di Tengah Sorotan...

Letjen Kunto Arief Wibowo Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Di Tengah Sorotan Forum Purnawirawan

Energi Juang News, Jakarta— Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi terhadap Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, putra dari Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Letjen Kunto yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, kini dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Mutasi ini dilakukan di tengah sorotan terhadap aktivitas Forum Purnawirawan TNI-Polri, sebuah kelompok yang berisi para purnawirawan jenderal dan perwira tinggi TNI-Polri. Try Sutrisno diketahui menjadi salah satu tokoh yang turut menandatangani deklarasi forum tersebut.

Forum Purnawirawan TNI-Polri terdiri dari 103 purnawirawan jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel. Dalam deklarasinya, mereka menyampaikan delapan poin tuntutan yang antara lain menolak sejumlah kebijakan pemerintah, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penggunaan tenaga kerja asing.

Selain itu, Forum Purnawirawan juga mengusulkan reshuffle terhadap menteri-menteri yang diduga terlibat dalam praktik korupsi. Namun, salah satu poin paling kontroversial adalah usulan pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lewat mekanisme Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Usulan tersebut dilandasi anggapan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pasal 169 huruf q Undang-Undang Pemilu dianggap melanggar hukum acara MK serta Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman. Sejumlah nama besar tercatat mendukung forum ini, di antaranya Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan.

Letjen Kunto Arief Wibowo lahir di Malang pada 15 Maret 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dari kecabangan infanteri. Dalam perjalanan kariernya di militer, Kunto menyelesaikan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Pendidikan Reguler XLV pada tahun 2007.

Baca juga :  Tito Karnavian Tidak Hadir Bahas Sengketa Pulau Aceh-Sumut

Adapun jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain: Panglima Kogabwilhan I (7 Januari 2025–30 April 2025), Wakil Komandan Kodiklat TNI-AD (17 Juli 2023–24 Juli 2024), Pangdam III/Siliwangi (31 Januari 2022–21 Agustus 2023), Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad (7 Juli 2021–23 Juni 2021), dan Kepala Staf Kodam III/Siliwangi (9 April 2020–7 Juli 2021).

Selama kariernya, Letjen Kunto telah menerima sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain: Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Freefall Parachutist Badge (Malaysia), dan Air Assault Badge (Amerika Serikat).

Mutasi Letjen Kunto menjadi Staf Khusus KSAD dilakukan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025, yang mengatur pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Penunjukan ini juga diiringi dengan penunjukan Laksamana Muda (Laksda) TNI Hersan sebagai Panglima Kogabwilhan I menggantikan Letjen Kunto. Laksda Hersan, yang pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Joko Widodo pada periode 2014–2016, akan mendapat promosi menjadi Laksamana Madya (Laksdya), atau perwira tinggi TNI AL berbintang tiga.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menyampaikan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjawab tantangan strategis TNI ke depan. “Mutasi TNI ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dan menjawab tantangan strategis yang terus berkembang,” tegas Kristomei.

Mutasi ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik, mengingat keterlibatan Try Sutrisno dalam Forum Purnawirawan TNI-Polri yang mengusulkan pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan mutasi Letjen Kunto dengan aktivitas politik ayahnya.

Situasi ini menunjukkan dinamika yang kompleks dalam tubuh TNI dan hubungan antara militer dengan politik nasional. Perkembangan selanjutnya akan menjadi perhatian publik, terutama terkait dengan peran dan posisi para purnawirawan dalam kancah politik Indonesia.

Baca juga :  PDI Perjuangan Resmi Usung Jeje-Ronal Dalam Pilgub Jabar

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments