Kamis, April 30, 2026
spot_img
BerandaInternasionalPaus Leo XIV Kecam Sistem Yang Abaikan Rakyat Miskin

Paus Leo XIV Kecam Sistem Yang Abaikan Rakyat Miskin

Energi Juang News, Jakarta-Paus Leo XIV mengecam doktrin eksploitasi alam dalam homili perdananya usai resmi dinobatkan menjadi pemimpin Gereja Katolik baru menggantikan mendiang Paus Fransiskus pada Minggu (18/5).

Paus juga mengutuk sistem yang mengabaikan rakyat miskin dalam kesempatan tersebut.

Sepuluh hari setelah terpilihnya penerus menjadi Paus Fransiskus melalui konklaf , Paus Leo XIV resmi dilantik sebagai pemimpin 1,4 miliar umat Katolik dunia dalam pelantikan hari ini di Vatikan.

Paus bernama asli Robert Francis Prevost kelahiran Chicago ini menjadi Paus pertama dalam sejarah yang berasal dari Amerika Serikat.

Pria berusia 69 tahun itu memulai hari pelantikannya dengan tur perdananya menggunakan *”popemobile”, menyapa dan membantu belasan ribu umat Katolik yang hadir di Lapangan Santo Petrus Basilika, Vatikan, untuk menyaksikan penobatannya.

Pelantikan Paus Leo XIV ini turut menghadirkan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Usai memakai cincin Cincin Nelayan yang melambangkan kepemimpinan dan otoritas di Gereja Katolik Roma, Paus Leo XIV menyampaikan homili perdananya yang memperkuat agar gereja menjadi kekuatan transformatif di tengah dunia yang memenuhi perpecahan dan kebencian.

“Di zaman kita ini, kita masih menyaksikan begitu banyak pertikaian, terlalu banyak luka akibat kebencian, kekerasan, prasangka, ketakutan terhadap perbedaan, dan paradigma ekonomi yang mengeksploitasi sumber daya bumi serta meminggirkan kaum miskin,” ujarnya seperti dikutip AFP .

Paus baru menghabiskan banyak waktunya sebagai misionaris di Peru ini juga memperingatkan bahaya “menutup diri dalam kelompok-kelompok kecil.

“Kita hadir untuk menghadirkan kasih Allah kepada semua orang, demi mewujudkan kesatuan yang tidak menghapus perbedaan, melainkan menghargai sejarah pribadi setiap individu serta budaya sosial dan agama setiap bangsa,” tambahnya.

Baca juga :  Putin Undang Prabowo Lagi ke Rusia

Prevost, yang baru diangkat sebagai kardinal pada tahun 2023 dan masih asing bagi banyak umat Katolik, berulang kali menekankan pentingnya perdamaian dan keadilan sosial dalam hari-hari awal masa kepausannya.

Sejak terpilih menjadi Paus Leo XIV melalui konklaf, Paus Leo XIV telah mengungkapkan sejumlah isu termasuk soal agresi brutal Israel ke Jalur Gaza Palestina hingga invasi Rusia ke Ukraina.

Di hadapan 100 ribu umat yang memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Minggu (7/5), Paus Leo XIV menyebarkan gencatan senjata dan mengirimkan sandera di Gaza. Ia menegaskan jangan ada lagi perang di dunia ini.

“Menyikapi skenario dramatis saat ini, seperti yang dikatakan Paus Fransiskus, saya juga bertemu dengan para pemimpin dunia: jangan ada lagi perang,” tegasnya dalam bahasa Italia yang fasih, dikutip CNN , Minggu (7/5).

Ia mengimbau pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat sipil yang menderita akibat konflik.

Paus ke-267 itu juga menyoroti soal perang Ukraina-Rusia. Ia menekankan pentingnya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Ukraina.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments