Rabu, Juli 15, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTrump Tegaskan Hubungan Dengan Elon Musk Berakhir

Trump Tegaskan Hubungan Dengan Elon Musk Berakhir

Energi Juang News, Jakarta- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa hubungan dengan CEO Tesla  Elon Musk telah berakhir.

“Saya kira begitu, ya,” kata Trump kepada NBC News pada Sabtu (7/6).

Trump juga menjawab “Tidak”, ketika ditanya apakah dia ingin memperbaiki hubungan yang telah rusak tersebut.

Komentar Trump ini merupakan pernyataan terbarunya sejak perseteruan sengit antara dirinya dan Musk terkuak di media sosial. Ketegangan ini muncul setelah miliarder teknologi tersebut secara terbuka memperkirakan rancangan undang-undang pajak dan pengeluaran presiden.

Sebagian besar anggota besar Partai Republik telah berpihak pada Trump. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Musk telah “bertindak sangat keras” dan mungkin tidak akan pernah diterima kembali di pemerintahan Trump.

Vance menyampaikan kepada podcaster Theo Von bahwa merupakan “kesalahan besar” bagi CEO SpaceX itu untuk menyerang Trump.

Selama berminggu-minggu, Musk telah memikirkan undang-undang Andalan Trump, yang dijuluki “Big Beautiful Bill” itu, saat rancangan tersebut sedang dibahas di Kongres. Ia mengatakan bahwa jika disahkan, RUU itu akan menambah triliunan dolar ke defisit nasional.

Selain itu, menurutnya, RUU tersebut juga “merusak” pekerjaan yang ia lakukan sebagai kepala DOGE, Departemen Efisiensi Pemerintah, dan upayanya untuk memangkas pengeluaran pemerintah AS.

Melansir Business Insider , tak lama setelah meninggalkan DOGE setelah 129 hari menjabat, Musk mengunggah di platform media sosialnya X bahwa RUU tersebut adalah “kekejian menjijikkan”, tetapi ia tidak mengancam Trump secara langsung.

Baru pada Kamis (5/6), Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia “kecewa” dengan perilaku Musk. Musk menanggapi dengan serentetan unggahan di X, menyatakan bahwa Trump akan kalah dalam pemilihan tanpa dirinya dan menuduh Trump terlibat dalam kasus Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual gadis-gadis di bawah umur, yang membunuh bunuh diri di penjara saat menunggu dakwaan kasus perdagangan seks.

Baca juga :  Aksi Massa Gen Z Landa Maroko, Menuju Revolusi?

Musk sendiri kemudian menghapus unggahan tersebut, dan pengacara Epstein juga telah membantah tuduhan itu.

Trump menanggapi melalui platform media sosialnya, Truth Social, dengan mengatakan bahwa Musk telah “gila.” Dalam salah satu unggahannya, ia bahkan mengancam akan membatalkan kontrak Musk dengan pemerintah federal.

Dalam wawancaranya dengan NBC News pada Sabtu (7/6), Trump mengatakan Musk tidak menghormati jabatan presiden. “Saya pikir itu hal yang sangat buruk, karena dia sangat tidak sopan. Anda tidak boleh tidak menghormati jabatan presiden,” kata Trump.

Musk, orang terkaya di dunia, yang menyumbangkan sekitar US$250 juta untuk kampanye kepresidenan Trump, sempat membayangkan selama perseteruan di media sosial bahwa ia mungkin akan mendukung beberapa lawan Trump dalam pemilihan paruh waktu tahun depan, dengan memberikan dukungannya kepada para penantang anggota parlemen yang mendukung RUU pajak Trump.

Ketika ditanya tentang kemungkinan Musk mendukung kandidat Demokrat yang melawan Partai Republik, Trump mengatakan Musk akan menghadapi “konsekuensi serius.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments