Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisGaji Minimal Rp 20 Juta, 5.000 Pekerja Migran Diberangkatkan ke Luar Negeri

Gaji Minimal Rp 20 Juta, 5.000 Pekerja Migran Diberangkatkan ke Luar Negeri

Energi Juang News, Jakarta– Sebanyak 5.000 pekerja migran Indonesia diberangkatkan ke delapan negara tujuan dengan gaji minimal Rp 20 juta per bulan. Program pemberangkatan ini merupakan hasil kerja sama Kadin Indonesia dengan Kementerian P2MI. Kedua lembaga bersinergi untuk mewujudkan program tersebut.

Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, secara simbolis melepas 100 pekerja migran dalam seremoni yang digelar di Menara Kadin, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/6/2025).

“Hari ini secara simbolis kita berangkatkan 100 pekerja migran, bagian dari total 5.000 yang akan dikirim. Ini adalah momen penting kolaborasi antara Kadin dan Kementerian,” ujar Abdul.

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan devisa negara. Selain itu, pengiriman tenaga kerja ke luar negeri juga dianggap sebagai bentuk investasi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui program ini, kita ingin membantu mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta memperkuat perekonomian daerah dan nasional. Pengiriman pekerja migran juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia,” jelas Abdul.

Para pekerja migran tersebut akan ditempatkan di berbagai sektor seperti kesehatan, perhotelan, konstruksi, teknik, pertanian, dan manufaktur di delapan negara yaitu Taiwan, Jepang, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jerman, Slovakia, Turki, dan Dominika. Abdul menyebutkan gaji minimal Rp 20 juta per bulan. Masa kontrak tiga tahun dan bisa diperpanjang.

“Di Arab saja gajinya minimal Rp 20 juta per bulan, yang tentu jauh lebih tinggi dibandingkan upah di dalam negeri. Ini menjadi peluang besar bagi para pekerja kita,” tambahnya.

Pemerintah menargetkan pengiriman sekitar 400 ribu tenaga kerja migran sepanjang tahun 2025. Abdul berharap Kadin terus terlibat aktif untuk mendukung pencapaian target ini.

Baca juga :  Pertamina Berpartispasi Dalam Pameran Industri Hannover Messe 2024

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa pengiriman tenaga kerja migran memberikan manfaat besar tidak hanya bagi para pekerja, tetapi juga bagi pengusaha Indonesia.

“Selain membawa devisa, para pekerja ini akan kembali dengan keahlian dan jaringan yang bisa menjadi aset penting bagi pembangunan usaha di dalam negeri,” kata Anindya.

Ia mendorong keterlibatan pengusaha dalam sertifikasi, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja migran.

“Kadin dapat berkontribusi dalam pelatihan, sertifikasi, hingga proses penyerapan tenaga kerja migran yang sudah kembali. Ini penting untuk memastikan kesinambungan manfaat dari program ini,” tutupnya.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments