Energi Juang News, Jakarta– Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan direksi BUMN dilarang main golf saat hari kerja. Menurutnya, kebiasaan seperti ini harus dihentikan karena memberikan kesan buruk kepada masyarakat dan mencerminkan budaya kerja yang tidak profesional.
Dony juga menegaskan bahwa istri direksi BUMN tidak boleh terlibat dalam urusan kantor. Ia menilai perusahaan BUMN adalah milik negara, bukan milik keluarga.
Selain itu, Dony meminta direksi BUMN tidak memanfaatkan protokol berlebihan, tidak berutang budi, dan tidak menciptakan tekanan dalam bekerja.
Ia juga menepis anggapan publik yang salah mengenai Danantara. Dony menegaskan bahwa Danantara hanya mengelola return dari BUMN, bukan dana operasional atau aset perusahaan seperti Bank Mandiri atau BRI.
Menurutnya, Danantara dibagi menjadi dua superholding yang memisahkan pengelolaan BUMN dan investasi untuk menghindari risiko keuangan.
Dengan tegas, Dony berharap budaya kerja di BUMN dapat diperbaiki dan para direksi bekerja lebih fokus untuk kepentingan rakyat.
Redaksi Energi Juang News



