Senin, Mei 18, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaCerita Misteri: Teror Gaib Mercusuar Sembilangan di pesisir Bangkalan

Cerita Misteri: Teror Gaib Mercusuar Sembilangan di pesisir Bangkalan

Energi Juang News, Jakarta– Malam selalu turun perlahan di pesisir Bangkalan, tapi tak pernah benar-benar membawa ketenangan di dekat Mercusuar Sembilangan. Struktur kuno peninggalan kolonial itu berdiri megah, namun dihantui oleh sejarah berdarah yang tak pernah benar-benar terkubur. Banyak yang percaya, mercusuar itu dijaga oleh arwah penasaran dari zaman penjajahan.

Bagi warga sekitar kejadian mistis sudah sering mereka dengar. Seperti cerita berikut dari Pak Rudi. “Saya lihat sendiri, Pak… ada orang Belanda berdiri di atas balkon mercusuar. Pakaiannya lusuh, tapi khas zaman kompeni,” ucap Pak Rudi, seorang nelayan tua, saat ditemui di warung kopi tak jauh dari pelabuhan. Matanya nanar, masih jelas ketakutan yang belum reda. “Tapi waktu saya panggil, dia lenyap begitu saja… seperti kabut.”

Tak hanya penampakan yang mengusik. Suara bisikan juga sering terdengar dari dalam mercusuar saat malam menjelang. Bisikan itu samar, seperti seseorang yang memanggil… kadang lembut, kadang mengancam. Warga yang penasaran dan mencoba mendekat, justru merasa seolah ditarik ke dalam gelap yang tak berujung.

Menurut Bu Erna, penjaga warung sekitar, mercusuar itu mulai “bernyawa” sejak matahari benar-benar tenggelam. “Saya dengar suara anak kecil tertawa dari arah mercusuar, padahal semua anak sudah pulang. Lalu suara laki-laki bicara dalam bahasa asing… Belanda mungkin? Saya tak paham, tapi bikin merinding.”

Nelayan yang sering melaut di malam hari pun sering menyaksikan kejanggalan. Lampu-lampu dari jendela mercusuar kadang menyala sendiri di tengah malam, meskipun bangunan itu sudah lama tidak dihuni. “Seperti ada yang jaga di dalam,” kata Arif, nelayan muda yang hampir kehilangan arah karena tertarik cahaya itu.

Ada pula kisah dari seorang pemuda yang nekat masuk ke dalam mercusuar pada malam Jumat Kliwon. Ia mengaku melihat tangga spiral mercusuar berubah menjadi lorong gelap tak berujung. “Saya dengar suara langkah di belakang saya, tapi waktu saya balik badan… tidak ada siapa pun,” katanya sambil menunjukkan bekas cakaran di lengannya.

Baca juga :  Jenglot: Arwah Mitos Penghisap Darah di Sukoharjo

Konon, dulu ada tentara Belanda yang dibantai rakyat setempat dan mayatnya dibuang di sekitar mercusuar. Sejak itu, tempat itu menjadi gerbang bagi arwah-arwah yang tak tenang. Beberapa paranormal lokal bahkan menyebut mercusuar itu sebagai ‘penyambung antara dua dunia’.

Meski demikian, rasa penasaran tetap membuat beberapa orang mencoba menyelidikinya. Ada yang membawa kamera untuk merekam penampakan, tapi hasilnya selalu rusak atau hanya menampilkan siluet putih berdiri di jendela. Seolah, penghuni gaib mercusuar menolak untuk diekspos.

Mercusuar Sembilangan kini bukan hanya menjadi penunjuk arah bagi kapal, tapi juga simbol bisu dari teror masa lalu yang enggan pergi. Cahaya yang seharusnya memberi petunjuk, justru kini menjadi panggilan dari dunia lain yaitu menggoda siapa pun yang mendekat, menuntun mereka ke dalam rahasia tergelap yang belum terpecahkan.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments