Energi Juang News, Jakarta- Siapa yang tak kenal dengan pocong? Sosok ikonik dalam dunia mistis Indonesia ini sering menjadi pusat perhatian, baik dalam cerita horor tradisional maupun dalam dunia hiburan bergenre supranatural.
Dengan ciri khas tubuh terbungkus kain kafan putih, pocong telah lama menjadi simbol hantu yang menakutkan bagi banyak masyarakat Indonesia. Namun, bagi sebagian orang asing, bentuknya justru dianggap unik, bahkan lucu, hingga dijuluki “Candy Man” karena kemiripannya dengan permen lolipop.
Meski pocong dikenal luas, ternyata ada satu sosok hantu yang disebut-sebut sebagai “kembarannya”, yakni hantu Wedon. Beberapa kalangan bahkan menganggap Wedon sebagai versi perempuan dari pocong.

Berbeda dengan ketenaran pocong secara nasional, sosok Wedon justru lebih dikenal di kalangan masyarakat Jawa. Popularitasnya memang tak setinggi pocong, namun teror yang dibawanya dipercaya jauh lebih mengerikan.
Berdasarkan cerita yang beredar, Wedon tidak hanya menampakkan diri, tetapi juga aktif mengejar manusia. Lebih ekstrem lagi, hantu ini dikabarkan mampu menyemburkan cairan dari mulutnya—seperti ludah—yang bersifat korosif dan bisa merusak kulit makhluk hidup yang terkena.
Karena sifatnya yang agresif dan menakutkan, banyak masyarakat menganggap Wedon sebagai hantu berbahaya yang harus dihindari jika terlihat.
Meski disebut-sebut mirip dengan pocong, Wedon memiliki perbedaan mencolok. Jika pocong digambarkan sebagai tubuh terbungkus kain kafan, maka Wedon lebih misterius—ia dikisahkan hanya berupa kain putih tanpa bentuk tubuh yang jelas. Penampakannya sering kali diawali dengan sehelai kain kecil yang perlahan membesar hingga sebesar pohon, sebelum akhirnya menunjukkan wajah menyeramkan di balik kain tersebut, lalu menyemburkan cairan korosifnya.
Sosok Wedon tetap menjadi bagian dari misteri dunia gaib Indonesia yang menarik untuk ditelusuri, terutama bagi para penikmat cerita-cerita horor dan penggemar folklore nusantara.
Redaksi Energi Juang News



