Senin, Juni 1, 2026
spot_img
BerandaInternasionalBelgia Ikuti Jejak Prancis, Siap Akui Negara Palestina di Sidang PBB

Belgia Ikuti Jejak Prancis, Siap Akui Negara Palestina di Sidang PBB

Energi Juang News, Brussel– Belgia menyatakan akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan September 2025. Keputusan ini mengikuti langkah sejumlah negara Barat lainnya, termasuk Prancis.

Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prevot, mengumumkan sikap negaranya melalui unggahan di media sosial X, Selasa (2/9).

“Palestina akan diakui oleh Belgia di sidang PBB! Sanksi tegas juga sedang dijatuhkan terhadap pemerintah Israel,” tulis Prevot, dilansir AFP.

Ia menegaskan keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan tragedi kemanusiaan di Gaza. Serangan Israel telah menggusur jutaan penduduk dan memicu peringatan resmi PBB tentang risiko kelaparan besar.

“Berhadapan dengan kekerasan Israel yang melanggar hukum internasional, Belgia wajib mengambil keputusan tegas. Tekanan harus diberikan terhadap pemerintah Israel dan Hamas,” lanjut Prevot.

Menurutnya, kebijakan ini tidak ditujukan untuk menghukum rakyat Israel. Belgia ingin pemerintah Israel menghormati hukum internasional serta aturan kemanusiaan yang berlaku.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron lebih dulu menyatakan akan mengakui Palestina pada sidang PBB. Forum internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 9–23 September di New York.

Setelah pengumuman Prancis, sejumlah negara Barat juga mengumumkan langkah serupa. Belgia kini menjadi negara berikutnya yang secara terbuka menyatakan dukungan.

Di sisi lain, pemerintah Israel justru sedang mempertimbangkan langkah berlawanan. Otoritas Israel dikabarkan mengkaji opsi aneksasi wilayah Tepi Barat sebagai bentuk respons atas pengakuan Palestina oleh negara-negara Barat.

Rencana tersebut diungkapkan oleh tiga pejabat Israel kepada Reuters dan Al Arabiya. Mereka menyebut pembahasan itu masuk agenda rapat kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu (31/8).

Aneksasi Tepi Barat disebut sebagai bentuk perluasan kedaulatan de-facto Israel atas wilayah yang direbut sejak perang Timur Tengah 1967.

Baca juga :  Drone Iran Tabrak Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Skenario ini memicu perhatian internasional karena bisa memperburuk situasi di Gaza dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Sidang Umum PBB bulan September diprediksi menjadi ajang penting untuk menentukan arah diplomasi global terkait konflik Palestina–Israel.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments