Energi Juang News, Washington, D.C.– Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, melontarkan pernyataan kontroversial terkait isu Palestina. Ia menegaskan bahwa meski banyak negara Eropa, termasuk Prancis, mendorong pengakuan Palestina, hal itu tidak akan pernah melahirkan sebuah negara.
Dalam wawancara yang dikutip AFP pada Jumat (5/9/2024), Rubio menanggapi wacana Israel yang ingin menganeksasi wilayah Tepi Barat. Menurutnya, langkah Israel itu bisa menjadi penghalang besar bagi terbentuknya negara Palestina merdeka.
“Apa yang Anda lihat soal Tepi Barat hanyalah wacana politik di Israel, belum ada keputusan final. Namun arah kebijakan ini dapat diprediksi,” ucap Rubio saat berada di Ekuador.
Ia menegaskan kembali bahwa pembentukan negara Palestina tidak bergantung pada pengakuan sepihak dari negara lain. Rubio bahkan menyindir, konferensi pers atau deklarasi di forum internasional tidak akan otomatis menciptakan sebuah negara.
“Kami sudah memperingatkan mereka sebelumnya. Tidak akan ada negara Palestina, karena bukan begitu cara lahirnya sebuah negara,” tegasnya. Rubio juga menambahkan, keputusan seperti itu hanya akan mempersulit proses gencatan senjata di kawasan.
Rubio juga menuduh upaya menguatkan posisi Otoritas Palestina di Tepi Barat justru memberi ruang lebih besar bagi Hamas di Gaza. Ia mencontohkan, ketika Prancis menyatakan rencana pengakuan Palestina, Hamas langsung mundur dari meja perundingan.
Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pidatonya di KTT PBB, 22 September lalu, menyatakan niat untuk mengakui Palestina. Macron menyoroti krisis kemanusiaan yang makin parah, serta menyalahkan sikap Israel yang dianggap keras kepala dan tidak terbuka pada solusi damai.
Pernyataan Rubio ini memperlihatkan kembali perbedaan pandangan tajam antara Washington dan sebagian negara Eropa soal masa depan Palestina. Di satu sisi, Eropa menekankan urgensi kemerdekaan Palestina. Di sisi lain, Amerika Serikat tetap memilih garis keras dengan menolak kemungkinan itu.
Redaksi Energi Juang News



