Jumat, Juli 17, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalMenindas HAM, PSN Merauke Harus Dihentikan

Menindas HAM, PSN Merauke Harus Dihentikan

Energi Juang News, Merauke– Polemik proyek strategis nasional (PSN) Kebun Tebu di Merauke semakin memanas. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, meminta pemerintah menghentikan sementara proyek tersebut.

Desakan itu muncul setelah laporan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap masyarakat adat Yei di Distrik Jagebob, Papua Selatan, mencuat ke publik.

“Fraksi PDI-P melalui Komisi XIII DPR RI menuntut penghentian aktivitas PSN Kebun Tebu sampai ada jaminan perlindungan hak masyarakat adat,” ujar Andreas, Sabtu (20/9/2025).

Laporan itu berasal dari temuan Komnas HAM, Greenpeace, dan beberapa organisasi masyarakat sipil. Mereka mengungkap dugaan intimidasi, penggusuran paksa, hingga kerusakan lingkungan yang terjadi akibat pembangunan proyek.

“Tanah adat bukan sekadar lahan. Itu identitas dan sumber hidup,” tegas Andreas. Menurutnya, negara tak boleh membiarkan intimidasi berkedok pembangunan.

Andreas menilai, pembangunan seharusnya memanusiakan manusia, bukan menggusur mereka dari tanah leluhur. Ia juga berjanji akan mengajak Komisi XIII DPR RI mendorong Kementerian Hukum dan HAM membuat mekanisme perlindungan masyarakat adat dalam setiap pelaksanaan PSN.

Langkah ini, kata Andreas, penting untuk memastikan pembangunan nasional berjalan adil dan menghormati nilai lokal. “Jika PSN menimbulkan pelanggaran HAM, status strategisnya patut dipertanyakan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa proyek nasional tidak boleh menciptakan konflik agraria atau merugikan warga. Pembangunan strategis seharusnya memberi manfaat, bukan penderitaan.

Andreas mendesak pemerintah segera mengevaluasi proyek, sebelum dampak sosial dan ekologis semakin meluas.

Energi Juang News

Baca juga :  Terungkap, Ada Dua Klaster Pemerasan Pengunjung DWP
Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments