Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaPolitikPDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu, Viral Ucap Rampok Uang Negara Bikin Geger

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu, Viral Ucap Rampok Uang Negara Bikin Geger

Energi Juang News, Gorontalo– PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya memecat anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu, usai videonya viral menyebut akan “merampok uang negara.”

Pemecatan ini diumumkan langsung oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun. Ia mengatakan keputusan diambil setelah DPD PDIP Gorontalo mengirimkan laporan resmi ke DPP terkait pernyataan kontroversial Wahyudin.

“DPD sudah memanggil dan meminta klarifikasi. Laporan disampaikan ke DPP dan kami putuskan pemecatan,” kata Komarudin, Sabtu (20/9/2025).

Komarudin menegaskan komite etik dan disiplin partai merekomendasikan sanksi tegas. Surat pemecatan pun langsung diterbitkan dan partai akan segera memproses pergantian antar waktu (PAW).

Ia mengingatkan seluruh kader partai agar menjaga etika, wibawa, dan nama baik partai. Menurutnya, PDIP tidak akan mentoleransi kader yang mencederai hati rakyat.

“Saya imbau seluruh kader dari Sabang sampai Merauke untuk disiplin dan tidak mencoreng nama partai. Jika ada yang melanggar, sanksinya akan sama,” tegas Komarudin.

Video yang memicu pemecatan memperlihatkan Wahyudin berbicara lantang di Bandara Djalaluddin Tantu. Ia menyebut perjalanan ke Makassar dibiayai uang negara dan bahkan mengajak “menghabiskan uang negara.”

Pernyataannya memicu kemarahan publik karena Wahyudin adalah anggota DPRD periode 2024–2029. Banyak pihak menilai ucapannya mencederai kepercayaan masyarakat.

Setelah video viral, Wahyudin mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram. Ia tampil bersama sang istri, Mega Nusi, dan mengaku salah.

“Saya tidak berniat menyakiti hati masyarakat Gorontalo. Ini murni kesalahan saya, dan saya siap menerima konsekuensinya,” tulis Wahyudin.

Ketua DPRD Gorontalo, Fikram Salilama, mengatakan Badan Kehormatan DPRD sudah memanggil Wahyudin. Rapat berlangsung pada Jumat malam untuk mendengarkan klarifikasi langsung.

Dalam rapat itu, Wahyudin mengaku tidak sadar ucapannya direkam. Ia mengklaim tidak memahami efek pernyataannya yang kini jadi sorotan publik.

Baca juga :  Para Alim Ulama NU Dukung Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU

Kasus ini menjadi peringatan bagi para politisi bahwa setiap ucapan bisa berbalik jadi bumerang.

Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments