Energi Juang News, Lamongan – Suasana khidmat apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Alun-Alun Lamongan, Jawa Timur, Rabu (22/10/2025), mendadak riuh ketika belasan peserta apel jatuh pingsan akibat cuaca panas yang menyengat. Meski insiden tersebut sempat menarik perhatian, upacara tetap berlangsung hingga selesai dengan tertib.
Petugas medis dan relawan yang siaga di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan pertama kepada peserta yang tumbang. Mereka dievakuasi ke area teduh untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut. “Para peserta yang pingsan dalam keadaan sadar, hanya kelelahan karena terpapar panas matahari cukup lama,” ujar salah satu petugas medis di lokasi.
Para peserta apel diketahui berasal dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Lamongan. Ribuan santri, kiai, ustadz, dan ASN hadir mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
Meskipun sempat diwarnai insiden peserta pingsan, apel Hari Santri tetap berjalan lancar. Upacara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yalal Wathon, yang menggema di seluruh Alun-Alun Lamongan.
Dalam amanatnya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat resolusi jihad sebagai bentuk patriotisme dan pengabdian terhadap bangsa. Ia juga menekankan pentingnya santri dan ASN memiliki kemampuan dalam penguasaan teknologi dan digitalisasi di era modern.
“Santri harus bisa menjadi pelopor kemajuan. Di era serba digital ini, semangat jihad santri harus diwujudkan dengan inovasi, kerja keras, dan penguasaan teknologi,” tegas Bupati Yes.
Selain itu, apel Hari Santri 2025 juga dirangkai dengan penyerahan SK kepada 1.147 PPPK dan CPNS formasi tahun 2024, sebagai simbol sinergi antara nilai keagamaan dan profesionalisme birokrasi.
Peringatan Hari Santri tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara nilai religius, semangat nasionalisme, dan kemajuan teknologi demi kemaslahatan bangsa.
Redaksi Energi Juang News



