Energi Juang News, Bogor- Puluhan siswa SD hingga SMA di Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami kejadian yang mengejutkan. Setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebanyak 50 siswa mendadak merasakan mual, pusing, bahkan ada yang muntah dan pingsan. Mereka langsung dilarikan ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit terdekat.
Kronologi Dugaan Keracunan Menu MBG di Bogor
Guru dan petugas sekolah, seperti di SMK PUI, sempat mencium bau tak sedap dari menu ayam bakar yang disajikan. Bahkan, beberapa guru yang mencoba makanan tersebut juga mengalami gejala serupa dan langsung memberi pertolongan pertama bagi para siswa yang lemas.
Dari penelusuran, dapur penyedia menu MBG, SPPG Batu Tulis, mengklaim sudah mematuhi standar operasional. Namun, mereka menegaskan akan bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan seluruh korban. Mereka pun memohon maaf atas insiden ini.
Langkah Investigasi Badan Gizi Nasional (BGN)
Investigasi kini ditangani Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN menyebut mereka akan melakukan penyelidikan mendalam dan memastikan semua pihak bertanggung jawab agar kejadian serupa tak terulang.
Baca juga : MBG Lagi-lagi Makan Korban, Belasan Siswa SMP di Bandung Barat Keracunan
Fakta lain yang terkuak, dapur SPPG Batu Tulis ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pemerintah Kota Bogor meminta semua penyedia makanan sekolah segera memenuhi standar kebersihan dan sertifikasi. Sampel makanan pun tengah diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.
Peringatan bagi Penyelenggara Program MBG
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak terkait penyediaan makanan bergizi di sekolah. Pentingnya pengawasan terhadap kualitas dan kebersihan serta transparansi dari pihak penyelenggara mendapat sorotan dari masyarakat. Diharapkan tidak ada lagi korban akibat kelalaian seperti ini di masa mendatang.
Redaksi Energi Juang News



