Energi Juang News, Jakarta-Berbagai polemik yang mencuat belakangan terkait
Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah, membuat DPR RI siap bertindak.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan siap meninjau langsung Bandara tersebut. Dia mengaku telah melakukan pendekatan informal dengan sejumlah otoritas terkait untuk merespons isu-isu yang berkembang di publik.
“Kami sebetulnya sudah kontak-kontak ke pihak yang (secara) informal ya. Kita sudah telepon, saya tanya Menteri Perhubungan, saya tanya Dirjen Perhubungan Laut, saya tanya Dirjen Perhubungan Udara, ya,” kata Lasarus di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025).
Ia menyoroti, status bandara khusus ini yang sempat dibuka untuk penerbangan internasional, namun diragukan operasionalnya. “Bandara ini pernah dibuka internasional, tetapi belum pernah satu kalipun melakukan penerbangan internasional. Gitu loh. Dan sekarang internasionalnya sudah ditutup posisinya,” sambung dia.
Lasarus menegaskan akan mendalami alasan pembukaan status internasional sebelumnya, karena menurutnya langkah itu berisiko tinggi. “Ini kami juga mesti dalami. Bandara khusus itu rawan kalau kita buka menjadi internasional. Rawan, sangat rawan,” tegasnya.
Dia menjelaskan, setiap penerbangan internasional wajib memenuhi persyaratan keimigrasian dan kepabeanan yang ketat. Ia menampik kemungkinan ada pesawat yang bisa terbang tanpa izin atau nomor penerbangan resmi.
“Saya mau tanya, saya bilang sama teman-teman di AirNav ya, bolehkah ada pesawat di udara Indonesia ini terbang tanpa nomor terbang? Enggak bisa,” tegasnya.
“Jadi seluruh pesawat yang terbang itu pasti sudah dikliring dulu oleh seluruh otoritas terkait. Dia harus punya nomor penerbangan,” tambah Lasarus.
Ia menegaskan, jika ada pesawat yang terdeteksi tanpa identifikasi yang jelas, otoritas lalu lintas udara (AirNav) akan melaporkannya kepada TNI AU untuk diambil tindakan.
“Jadi itu, itu enggak ada istilah orang bisa terbang tanpa izin, enggak ada. Kecuali memang kita, Angkatan Udara kita lemah. Setahu saya Angkatan Udara kita kuat kok, pesawat kita banyak. Enggak ada masalah,” pungkas Lasarus.
Redaksi Energi Juang News



