Energi Juang News, Jakarta- Hingga H-1 Natal, pergerakan penumpang dari Pulau Jawa ke Sumatera terus meningkat. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebanyak 355.709 orang tercatat telah menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni sejak H-10 Natal. Angka tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total kendaraan mencapai 82.757 unit.
“Libur Natal yang jatuh pada 25 Desember dimanfaatkan sebagian pengguna jasa untuk pulang lebih awal dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangan tertulis (25/12/2025).
Arus Sebaliknya Juga Meningkat
Tidak hanya dari Jawa ke Sumatera, arus penumpang dari arah sebaliknya juga mengalami kenaikan. Selama periode H-10 hingga H-1 Natal, sebanyak 318.265 orang tercatat menyeberang dari Pulau Sumatera ke Jawa. Kenaikan ini mencapai 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 79.890 unit kendaraan.
Data dari Posko Merak di Banten memperlihatkan jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang ke Sumatera mencapai 4.639 unit, naik 11,6 persen dari tahun lalu. Sementara itu, 494 unit bus juga menempuh lintasan yang sama pada H-1 Natal.
Di sisi lain, Posko Bakauheni di Lampung mencatat pergerakan kendaraan roda empat menuju Jawa sebanyak 3.989 unit, dengan peningkatan 12,1 persen dibandingkan 2024. Adapun jumlah bus yang menyeberang mencapai 545 unit.
Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Tahun
Heru memprediksi puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan terjadi pada 30—31 Desember 2025. Ia mengimbau agar pemudik merencanakan perjalanan dengan matang serta menghindari waktu padat kendaraan.
“Kami mengajak pengguna jasa untuk mengatur waktu perjalanan dan memastikan tiket telah diamankan lebih awal melalui aplikasi Ferizy, agar perjalanan lebih nyaman dan terencana,” tuturnya.
ASDP Antisipasi Lonjakan di Lapangan
General Manager ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Penataan layanan di dermaga juga dilakukan menyesuaikan jenis kendaraan agar arus tidak tersendat.
“Fokus kami menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama bus dan kendaraan pribadi yang meningkat signifikan sejak H-1 Natal,” kata Umar.
Redaksi Enegi Juang News



