Energi Juang News, Jakarta- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah langsung bertindak tegas. Mereka salurkan bantuan finansial untuk ribuan pendidik yang bertahan di tengah banjir dan longsor. Program ini hadir sebagai penghargaan atas dedikasi mereka.
Detail Penerima dan NominalSekitar 16.500 guru dan tenaga kependidikan layak terima tunjangan Rp2 juta per orang. Bencana melanda 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat. Total anggaran capai Rp32,8 miliar.
Syarat dan MekanismeGuru harus terdata di Dapodik dan pernah mengajar di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) yang kena bencana. Verifikasi tetap jalan, tapi syarat disederhanakan. Mereka terima tunjangan untuk satu bulan saja.
Jadwal PenyaluranPenyaluran tahap pertama sudah mulai pada 24 Desember 2025. Proses lanjut bertahap hingga Februari 2026.
Wendi Kuswandi, Ketua Tim Kerja Aneka Tunjangan Puslapdik Kemendikdasmen, bilang, “Penyaluran tahap pertama sudah dimulai per tanggal 24 Desember 2025 ini dan terus secara bertahap.”
Dasar HukumPeraturan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Nomor 24 Tahun 2025 jadi landasan. Aturan ini revisi dari Nomor 1 Tahun 2025 tentang tunjangan khusus guru bukan ASN. Pemerintah tekankan dukungan pendidikan darurat.
Redaksi Energi Juang News



