Energi Juang News, Wahington DC- Kedutaan Besar virtual AS mendesak warga negaranya segera tinggalkan Iran. Situasi tegang akibat protes antipemerintah yang berpotensi berubah jadi kekerasan. Presiden Donald Trump sedang pertimbangkan langkah tegas terhadap Teheran.
Peringatan Darurat AS
Tinggalkan Iran sekarang juga,” tegas Kedutaan Besar virtual AS untuk Iran dalam peringatan keamanan pada Senin (12/1). Mereka desak warga AS rencanakan keberangkatan tanpa bantuan pemerintah. Protes meningkat, berisiko penangkapan dan cedera.
Risiko Tinggi bagi Warga AS
Pemerintah Iran blokir internet, tutup jalan, dan ganggu transportasi. Warga AS siapkan komunikasi alternatif dan kabur lewat darat ke Armenia atau Turki jika aman. Warga ganda AS-Iran keluar pakai paspor Iran saja.
Baca juga : AS Dukung Milisi Kurdi Letupkan Pemberontakan di Iran
Ancaman Penahanan dan Kekerasan
Warga negara ganda AS-Iran harus meninggalkan Iran dengan paspor Iran. Pemerintah Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda dan akan memperlakukan warga negara ganda AS-Iran hanya sebagai warga negara Iran,” bunyi peringatan itu. Otoritas Iran sering tangkap warga AS atas dasar paspor atau hubungan dengan Amerika. “Pemerintah AS tidak dapat menjamin keselamatan Anda jika Anda memilih untuk pergi menggunakan opsi tersebut. Anda hanya boleh pergi jika Anda yakin aman untuk melakukannya.”
Saran Bertahan Sementara
Bagi yang tak bisa pergi, cari tempat aman. Siapkan stok makanan dan obat-obatan. AS tak punya hubungan diplomatik langsung dengan Iran; Swiss urus kepentingan AS via kedutaannya di Teheran.
Redaksi Energi Juang Newso



