Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaDaerahBanjir Tak Kunjung Surut di Demak, 12 Desa Masih Terendam Ribuan Rumah

Banjir Tak Kunjung Surut di Demak, 12 Desa Masih Terendam Ribuan Rumah

Energi Juang News, Demak- Ribuan rumah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih tergenang banjir hingga Jumat (16/1/2026). Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir membuat sejumlah sungai meluap dan menyebabkan air belum juga surut. Kondisi ini membuat warga di wilayah terdampak masih bertahan di rumah dengan segala keterbatasan.

Kondisi Terkini di Lokasi Banjir

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, sebanyak 12 desa di lima kecamatan masih terendam air. Ketinggian air di titik terdalam mencapai 65 sentimeter (cm) dan terus mengalami pasang surut.

Kepala BPBD Demak, Agus Sukiyono, melalui pesan tertulis pada Jumat (16/1/2026), menyebutkan bahwa genangan di beberapa desa mulai menurun. “Desa Wonorejo di jalan 20–65 cm, di permukiman 5–15 cm, mengalami tren turun,” ujarnya.

Baca juga : Banjir Parah Lumpuhkan Jalur Pantura

Ribuan Rumah dan Warga Masih Terdampak

Data BPBD mencatat total 14.553 warga terdampak dengan ribuan rumah terendam. Berikut sejumlah wilayah yang masih tergenang air:

  • Kecamatan Sayung: Desa Kalisari (20–50 cm, 2.400 warga terdampak), Desa Sayung (20–50 cm, 4.090 warga terdampak).
  • Kecamatan Demak: Kelurahan Betokan (5–10 cm), Desa Karangmelati (20–40 cm).
  • Kecamatan Karanganyar: Desa Wonorejo (20–65 cm, 6.129 warga terdampak).
  • Kecamatan Bonang: Desa Bonangrejo, Tridonorejo, Jatirogo, dan Jatimulyo juga tergenang 20–50 cm.
  • Kecamatan Mijen: Desa Mlaten, Ngelo Kulon, dan Pecuk dilaporkan masih terendam antara 15–50 cm.

Penyebab dan Penanganan

Agus menjelaskan bahwa intensitas hujan tinggi membuat kapasitas sungai tak mampu menahan debit air, sehingga limpasan menyebabkan banjir di wilayah rendah.

“Pompanisasi di Desa Kalisari dilakukan oleh Mobile Pump BPBD Demak, sementara di Desa Wonorejo dibantu Mobile Pump BPBD Provinsi Jateng,” ujar Agus menambahkan. Petugas masih terus memantau perkembangan situasi dan membantu warga di lokasi terdampak.

Dampak Sosial dan Pemantauan Lanjutan

Selain kerugian material, aktivitas warga juga lumpuh karena akses jalan utama tergenang. Masyarakat berharap pemerintah mempercepat proses penyedotan air dan memastikan bantuan logistik tersedia untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments