Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
BerandaDaerahLongsor Menerjang Batang Tinggam Pasaman Barat, 7 Warga Tertimbun 1 Selamat

Longsor Menerjang Batang Tinggam Pasaman Barat, 7 Warga Tertimbun 1 Selamat

Energi Juang News, Pasaman Barat- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melaporkan bencana longsor yang menimpa kawasan Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, dan mengakibatkan tujuh warga tertimbun material tanah pada Jumat (28/11/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Dari tujuh korban tersebut, satu orang berhasil menyelamatkan diri, sementara enam lainnya masih dalam pencarian oleh petugas gabungan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, di Simpang Empat, menjelaskan bahwa longsor terjadi ketika warga masih beristirahat dan langsung menerjang permukiman di sekitar lereng. “Longsor itu terjadi pada Jumat (28/11/2025) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. Satu orang selamat dan enam orang masih tertimbun material longsor,” kata Afrizal di Simpang Empat, Jumat (28/11/2025).

BPBD Pasaman Barat mencatat, longsor tersebut menimbun dua unit rumah warga dan menutup aliran Sungai Batang Tinggam sehingga menimbulkan genangan luas di area sekitar. Panjang longsoran diperkirakan mencapai sekitar 600 meter dengan tinggi kurang lebih 10 meter, dan material tanah serta batu juga merusak lahan pertanian milik masyarakat yang berada di bawah tebing.

Korban selamat diketahui bernama Rendi dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Talu, Kecamatan Talamau, akibat luka yang dialami saat berusaha menyelamatkan diri dari sapuan material longsor. Sementara itu, enam korban yang masih tertimbun dan dalam proses pencarian masing-masing bernama Yelma Yunita, Rafael, Diam Fernada, Inur, Siam, dan Zahra.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Pasaman Barat bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan relawan masyarakat terus melakukan pencarian dengan menyusuri timbunan material longsor. Petugas menyiapkan zona aman di sekitar lokasi dan membagi personel dalam beberapa regu untuk mempercepat proses evakuasi para korban.

Untuk mendukung pencarian, petugas akan mendatangkan alat berat agar proses penggalian material longsor dapat berlangsung lebih cepat dan aman. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi longsor susulan membuat tim di lapangan harus berhati-hati dalam melakukan manuver alat berat maupun pengerahan personel.

BPBD Pasaman Barat mencatat, sedikitnya 96 jiwa yang tinggal dekat titik longsor telah mengungsi ke lokasi aman di daerah Batas Semut, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau. Pengungsi saat ini membutuhkan dukungan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

Afrizal mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar perbukitan dan bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat turun dalam durasi cukup lama. Ia juga meminta warga untuk sementara waktu menjauh dari lereng curam dan tebing yang berpotensi longsor, serta segera melapor ke aparat desa atau BPBD jika melihat retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments