Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTrump Ancam Serang Jaringan Narkoba Venezuela Lewat Jalur Darat

Trump Ancam Serang Jaringan Narkoba Venezuela Lewat Jalur Darat

Energi Juang News, Washington, D.C.- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan operasi untuk menghentikan penyelundupan narkoba yang dikaitkan dengan Venezuela melalui jalur darat akan segera dimulai, di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Caracas.

Pemerintah Venezuela selama ini menuduh kampanye antinarkoba Amerika Serikat bertujuan menggoyang kekuasaan Presiden Nicolas Maduro dan menjadi kedok upaya pergantian rezim.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Trump saat konferensi video dengan pasukan Amerika Serikat dalam rangka perayaan Thanksgiving pada Kamis (27/11/2025) waktu setempat.

Dalam sambutannya kepada unit pengebom Angkatan Udara yang bermarkas di Texas, Trump yang membacakan teks resmi menyebut para prajurit telah bekerja untuk menghalangi para pengedar narkoba asal Venezuela yang disebutnya berjumlah sangat banyak.

Trump menyatakan bahwa operasi di laut yang menarget kapal-kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba di wilayah perairan internasional telah menekan aliran narkoba ke Amerika Serikat.

Militer AS melakukan serangkaian serangan udara terhadap kapal-kapal di kawasan Karibia dan Pasifik timur, yang menurut perhitungan lembaga berita internasional sedikitnya menewaskan 83 orang.

Washington juga beberapa kali memamerkan kekuatan udaranya di kawasan tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Pesawat pengebom strategis B-52 dan B-1B diterbangkan dekat pesisir Venezuela sebagai bagian dari operasi antinarkoba yang digelar militer AS.

Menuliskan klaim keberhasilan operasi di laut, Trump mengatakan bahwa aliran narkoba melalui jalur laut sudah hampir sepenuhnya diputus. Ia menyebut sekitar 85 persen pengiriman narkoba berhasil dihentikan di laut dan para pengedar kini enggan mengirimkan barang haram tersebut lewat jalur itu.

“Kita hampir menghentikan sekitar 85 persen sudah kita stop melalui laut,” ujar Trump dalam konferensi video tersebut.

“Orang-orang tidak lagi ingin mengirim melalui laut, dan kita akan mulai menghentikan mereka lewat jalur darat,” tambahnya, tanpa merinci bentuk operasi yang dimaksud.

Trump juga menilai jalur darat sebagai sasaran yang lebih mudah dan menegaskan bahwa operasi darat akan segera dimulai. Namun, sejauh ini belum ada penjelasan rinci dari pihak Gedung Putih maupun Pentagon mengenai skema maupun lokasi pasti operasi darat tersebut di kawasan Amerika Latin.

Pemerintahan Trump terus mengklaim bahwa operasi militer itu perlu untuk melindungi rakyat Amerika Serikat dari ancaman kartel narkoba yang memanfaatkan wilayah Venezuela dan sekitarnya. Sebaliknya, Caracas menuduh serangan-serangan itu sebagai eksekusi di luar hukum dan meminta PBB mengkaji legalitas operasi antinarkoba Washington.

Di tengah meningkatnya tekanan, Trump belakangan juga menyatakan tetap terbuka untuk berdialog dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sikap tersebut menunjukkan bahwa selain mengandalkan ancaman operasi militer, Gedung Putih masih menyisakan ruang manuver diplomatik dalam menangani krisis dengan Caracas.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments