Senin, Maret 16, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliBikin Suami Ambil Palu,Ngaku Sepupu Istri Kok Diajak Ngadu Pupu

Bikin Suami Ambil Palu,Ngaku Sepupu Istri Kok Diajak Ngadu Pupu

ojo lali logo

EnergiJuangNews,Tangerang- Sepupu itu saudara satu nenek-kakek, tapi kadang bikin keki dan menggerutu. Seperti Bopeng, (35,bukan nama sebenarnya) dari Tangerang ini contohnya. Lihat bini kakak sepupunya semlohay, langsung saja main cemplak layaknya kucing kampung. Tentu saja Juki,(40,bukan nama sebenarnya) suami sah Oneng (35,bukan nama sebenarnya) naik pitam. Saat melihat sepupunya ngadu pupu (paha) bersama bininya, langsung palu bicara.

Bopeng warga Tangerang ini termasuk saudara sepupu yang celamitan. Bagaimana tidak, melihat Oneng bini kakak sepupunya Juki, macam kucing lihat dendeng, rasanya pengin ngemplok mentah-mentah. Padahal di rumah dia juga sudah punya istri yang bisa diemplok kapan saja, di mana saja, kalau perlu sambil minum Coca Cola.

Ndilalahnya Bopeng langsung menelan mentah-mentah nasihat itu, mirip kata ustadz dalam hal sedekah. Gara-gara disemangati dan diendors setan, pelan-pelan dia mulai mendekati bini Juki yang harum wangi macam lemon. Ndilalahnya pula, Oneng juga dengan cepat merespon aspirasi urusan bawah adik sepupu suaminya tersebut. Ujung-ujungnya, keduanya pun lalu ngadu pupu, target utama tentu saja poros tengah Oneng.

Oneng baru sadar, karena Bopeng memang lebih muda, sepak terjangnya sungguh luar biasa. Ibarat main bola, tendangannya sangat akurat. Hanya dalam seminggu sudah kebobolan 4-0 macam Timnas main bola. Karena “bola” Bopeng memang luar biasa ukurannya, membuat Oneng tak pernah menolak diajak main dalam liga asmara berapa babak sekalipun.

Tapi Oneng sadar bahwa jejak-jejak asmaranya bersama Bopeng sudah banyak tercatat secara digital dalam HP miliknya. Mau menghapus males, maka jalan satu-satunya HP itu selalu diumpetin, jangan sampai terjangkau oleh tangan suaminya. Tapi justru sikap ini menjadikan Juki curiga. Masak HP saja kok selalu diumpetin, pasti ada apa-apanya.

Tambah kuat kecurigaan itu, ketika ada tetangga yang kasih info bahwa Bopeng suka menemui istrinya di kala dirinya (Juki) jualan pakaian ke Tanah Abang. Penasaran dengan kabar tersebut, dia lalu pura-pura pamitan hendak ke Jakarta, pulangnya dua hari kemudian. Padahal aslinya, dia malah ngumpet di atas plafon rumahnya, dengan target hendak mengintip perilaku istrinya.

Di plafon tentu saja panas, kotor dan pengap lagi. Tapi pengorbanannya tak sia-sia, sebab baru pukul 20:00 terlihat Oneng sudah mengajak Bopeng masuk ke kamar. Lalu keduanya mulai adu pupu hingga berhubungan intim bak suami istri. Permainan beronde – ronde itu disaksikan Juki dengan penuh amarah dendam. Bagaimana Juki nggak emosi, adik sepupunya sendiri kok tega-teganya mengajak adu pupu istrinya. “Kurang ajar, HP selalu diumpetin, nggak tahunya ngumpetin lelaki pula,” gerutu Juki.

Tak tahan melihat adegan tersebut, Juki segera turun pelan-pelan dari plafon, dan ambil palu.Dari pada malu ambil palu bisik nafsu Juki. Pintu pun didobrak. Dalam kondisi bugil tanpa sempat bercelana, Bopeng langsung kabur dengan cara loncat jendela. Tapi keburu ayunan palu mengenai punggungnya dan ambruklah Bopeng. Saking emosinya, Oneng memperoleh pula jatah ayunan palu beberapa kali.

Juki berteriak minta tolong tetangga, sehingga sepupu pecundang itu sempat dilarikan ke Rumah sakit bersama Oneng. Usai mengeksekusi keduanya, Juki segera menyerahkan diri ke polisi Polsek Tangerang. “Bagaimana nggak emosi Pak, istri saya digauli adikku sepupu sendiri.” Kata Juki di depan petugas.

Akhir cerita sadis didalam keluarga yang tekoyak oleh api cemburu. Juki ibarat memelihara api dalam sekam, hanguslah bahteranya.

Memang saudara sepupu itu termasuk keluarga dekat, tapi kadang malah jadi musuh dalam selimut. Itu bisa terjadi mana kala si adik atau kakak sepupu mencampuri rumah tangganya. Bukan sekedar mencampuri berbagai urusan, tapi juga mencampuri istri di atas ranjang, jelas itu pelanggaran berat yang buat suami ngamuk. Masak iya sesama sepupu pinjam handuk? masih bolehlah. Tapi kalau pinjam pakai  istri ya jangan dong! Memangnya sepeda motor? Kurang ajarr.

Tapi begitulah sifat manusia, yang imannya kalah kuat dengan “si imin”. Apa lagi setan langsung nimbrung jadi tukang kompor mleduk, tapi gayanya macam motivator. “Sahabat super, punya cita-cita tapi tak berusaha, sama saja pekerjaan sia-sia!” kata setan menirukan Mario Teguh jaman jaya-jayanya di TV dulu.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments