Rabu, Mei 20, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliNumpang 'Kencing Enak' Di Toilet Kakak Ipar

Numpang ‘Kencing Enak’ Di Toilet Kakak Ipar

EnergiJuangNews,Surabaya- Ini memang lagu lama, suami mengincar adik ipar sebagaimana Bendot, 36, warga Surabaya. Bedanya cuma dia terlalu nekat, istri meleng dikit Bendot sudah ngilang. Di kiranya kencing ke toilet, ternyata sedang ‘kencing enak’ bersama Peni yang tak lain adik ipar Bendot alias Adik kandung Mimin istrinya. Keruan saja Mimin, 32, minta cerai dan Bendot suaminya kabur bersama doi.

Bendot adalah salah satu lelaki di Surabaya yang layak dicurigai. Sebab sejak adik iparnya, Peni, 24, tinggal serumah bersamanya,tindak tanduknya jadi mirip banget sama kucing garong lihat ikan asin . Maklum, adik ipar ini di samping lebih muda dan seger, parasnya memang lebih cantik dari Mimin kakaknya, yang jadi istri Bendot

Hati nurani sebetulnya sudah mengingatkan, “Jangan begitulah! Begituan sama adik ipar tidak baik, di samping dosa dalam kacamata agama, juga akan menjadi kan citra keluarga menjadi rusak karenanya”. Orang Jawa bilang, jangan tempe kok digupaki, adhi ipe kok ditumpaki ( Sayur tempe kok ditumpahi, adik ipar kok dinaiki). Tapi setan di otak kiri Bendot membantah teori hati nurani. Katanya, “Jangan percaya kata-kata itu Bleh, Peni justru nikmat lebih kaya akan karbohidrat dan bergizi tinggi!”

Benar saja, di kala istri ke warung atau ke pasar, Bendot suka mengadakan lobi-lobi politik syahwat pada Peni. Awalnya gadis mahasiswi PTS itu awalnya menolak. Entah karena keahlian Bendot ngerayu atau dia pakai susuk hingga Peni mau dirayu dan akhirnya bertekuk lutut plus berbuka paha juga.

Bisa ditebak apa kata setan setelah Bendot menikmati karbohidrat adik ipar, “Apa kataku, enak kan? Dibilangi kok ngeyel…..” Bagaimanapun tak bisa dipungkiri, dari ujung rambut sampai ujung kuku Peni punya aura khusus yang berbeda dengan Mimin yang sudah bertahun tahun bersamanya.

Baca juga :  Rahasia Tengah Malam di Rumah Yoga Type 21

Kalo boleh meminjam istilah, rumput tetangga lebih hijau dibanding rumput sendiri. Dengan niat yang sungguh sungguh dan adanya kesempatan, Bendot yang lihai dalam merangkai kata kata manis berhasil nembak sasaran koordinat urusan bagian tengah Peni.

Sejak nalam itu asal Mimin tak di rumah dan Peni tak di kampus, Bendot jadi kecanduan asupan karbohidrat Peni yang diluar harganya mahal. Bahkan malam hari pun, asal Mimin yang terbiasa tidur terlalu lelap, Bendot diam diam menyelinap ke kamar adik ipar, dan ngajak Peni adu napas sampai menggelepar. Sejurus kemudian setelah kekenyangan Bendot balik ke kamar dan pura-pura pules sambil ngorok disamping Mimin.

Satu malam Bendot keluar kamar bilang mau ke toilet, mules katanya sehingga mimin tak curiga. Namun berlanjut ke malam malam berikutnya jadi kebiasaan Bendot tengah malam ke toilet membuat Mimin curiga. Kecurigaannya bermula dari lamanya Bendot ketoilet yang terkadang sampai satu jam lebih, namun Bendot selalu beralasan lagi sakit perut.

Hingga suatu malam Mimin terjaga karena suami tak di sampingnya. “Paling-paling kencing ke toilet” batin Mimin. Kebetulan cuaca dingin malam itu, Mimin kebelet juga beranjak ke toilet . Tapi saat melewati kamar Peni ia mendengar suara ranjang Peni berderak-derak pelan dan suara peni seperti mengigau.

Penasaran Mimin membuka pintu kamar adiknya itu,dan ya ampuuuuun.Mimin kaget tak percaya melihat pemandangan dikamar adiknya itu. Meskipun kamar dengan lampu yang temaram namun Mimin masih bisa melihat dengan jelas, Bendot suaminya tengah berada diatas puser Peni yang tanpa penutup aurat.“Berhenti, setan semua kalian!” teriak Mimin sambil menendang pantat Bendot.

Seperti kucing ketangkep basah nyolong ikan asin, buru buru bendot cabut keris sambil berguling-guling niat kabur. Sontak Peni kalap pada suaminya, suara Mimin layak seperti berondongan AK 47, membuat Bendot panik takut tetangga denger, sementara Peni ampun-ampun minta maaf.

Baca juga :  Akibat Suami Loyo, Nyonya Minthul Booking 2 Lelaki Sekaliguss

Kesedihan Mimin melihat apa yang terjadi di depan hidungnya membuat hatinya teriris iris pisau tumpul,tapi bukan cemburu. Adegan yang tak pantas dilakukan dengan suaminya, memecah kepercayaan kepada Peni adik kandungnya sendiri.

Tapi karena kelakuan kedua orang yang selama ini ia percaya telah berkhianat kepadanya membuat Mimin tak mungkin memaafkan. Dan benar saja esok paginya langsung ia langsung menggugat cerai Bendot ke Pengadilan Agama Surabaya. Ironisnya, sebelum diputus majelis hakim, Bendot dan Peni sudah kabur duluan entah ke mana. Entah malu atau memang mereka sudah janji sehidup sekasur, jadi alasan mereka kabur. “Minggatlah kalian, saya nggak menyesal, “ kata Mimin.

Dan kalau dipetik pelajaran dari kisah ini, bahwa jangan pernah nginepin adik sesama perempuan dalam satu atap, karena kalo kita meleng sedikit yang ada prahara dalam rumah tangga.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments