
EnergiJuangNews,Denpasar- Sebagai istri polisi, Tini, 30, agaknya kurang baca koran. Ketika Kapolri marah atas kelakuan sejumlah oknum polisi, eh….. dia malah masuk vila bersama PIL. Ada kenalan yang lihat, akhirnya si “mata elang” ini melapor ke suami, maka digerebeklah Tini bersama rekanan mesumnya .
Polri kini sedang bersih-bersih, bukan saja pada pelaku korup, tapi juga terhadap otak-otak mesum para anggota Bhayangkara negara. Kapolri Listyo Sigit sudah mengancam, “Ikan busuk dimulai dari kepala, maka jika tak bisa menertibkan ekornya, “kepala” itu akan saya potong!” Resikonya, yang kena sanksi bukan praktisinya saja, komandan pun bakal terkena dampaknya. Paling mengerikan, yang berbuat istri pun, anggota polisi bisa terkena imbasnya.
Nah, Tini yang punya suami polisi, rupanya kurang membaca koran atau nonton berita di TV. Karenanya dia hepi-hepi saja punya PIL Satpam bernama Parno, 35 teman alumni SMAnya dulu. Biar PIL-nya ini cuma sekuriti pabrik, tapi ia punya ‘Palu Gada’ yang sangat menjanjikan dari ekor hingga kepalanya, ketimbang pistol suami yang sudah jarang menyalak. Saking kepinginnya maka di waktu-waktu tertentu dia kerap kali meninggalkan rumahnya di Sidakarya Denpasar Selatan janjian bertemu Parno.
Mau ke mana dia? Ya ke mana lagi kalau bukan menemui PIL-nya si Parno yang perkasa luar biasa. Yang terjadi kemudian, ketika suami di Polsek kerja banting tulang,kaki buat tangan tangan buat kaki demi keluarga.Eeeh Tini malah “banting-bantingan” dengan Satpam pabrik itu di sebuah tempat, bisa hotel bisa pula vila. Dan sekali kena “Gada” Satpam Parno, Tini jadi lupa suami dan anak di rumah.
Padahal sebagai istri bayangkara negara, dia harus bisa menjaga keluarga baik-baik, sehingga citra suami sebagai penegak hukum tetap terjaga. Padahal Kapolri Listyo Sigit baru unjuk gigi, jangankan yang berbuat tak terpuji polisinya sendiri, istrinya pun jika macem-macem, suami bakal terkena imbasnya. Seperti di Tanjung Balai Sumut sudah terjadi, yang pamer uang arisan di medsos istri kapolresnya, tapi Kapolres kena mutasi yang tak lain suamimya.
Dan beberapa hari lalu kembali Tini melanjutkan debut mesumnya bersama Satpam Parno. Keduanya masuk sebuah vila bak tokoh wayang Arjuna dengan Banowati. Tapi sungguh sial kali ini. Ketika keduanya baru ‘unclug-unclug’ masuk vila ada si “mata elang” yang direkrut suaminya memergoki. Rupanya dia adalah teman baik Kabul, 35, suaminya.
“Coba sampeyan cek, saya lihat istrimu jalan sama lelaki lain masuk vila di Jalan Pendidikan…..” kata Kabul sebagai informan. Putu ,35, tahu persis, sang informan ini memang sahabat baiknya, jadilah dia yakin bahwa takkan kena prank. Maka segara dia meluncur ke TKP bersama sejumlah polisi temannya.
Ternyata benar, istrinya ada di kamar vila itu bersama satpam gendakannya. Ia melihat dengan mata kepala sendiri ulah istrinya dengan posisi pakaian yang sudah tidak lengkap. Mungkin sudah selesai mungkin pula baru mau pemanasan dalam orbit perselingkuhan. Langsung keduanya digelandang ke Polres. “Kamu memang keterlaluan! Kamu yang mesum, bisa-bisa aku yang kena sanksi, tahu…..!” kata Putu pada istri setibanya di Polres.
Dalam pengakuannya bisa digaris bawahi bahwa Tini tak sepenuhnya salah dalam kejadian ini. Ada faktor kegairahan yang tak tersalurkan, karena jalur yang benar tak selalu ada. Sedangkan jalur jalanan lebih terbuka lebar, walaupun itu salah. Yang disesalkan adalah perbuatan Tini yang tak memikirkan dampak kelakuannya berimbas kepada suaminya yang seorang anggota Polisi, berakhir dengan mutasi dan turun dari jabatannya.
Redaksi Energi Juang News



