Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaHukumRibuan WNI Melarikan Diri dari Sindikat Scam di Kamboja

Ribuan WNI Melarikan Diri dari Sindikat Scam di Kamboja

Energi Juang News, Phnom Penh– Gelombang besar warga negara Indonesia (WNI) terus berdatangan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh setelah berhasil keluar dari jaringan penipuan online di Kamboja. Sejak pekan lalu, tercatat ribuan orang mencari perlindungan dan bantuan administratif di kantor perwakilan RI tersebut.

Lonjakan Laporan WNI di KBRI Phnom Penh

Dalam periode 16 hingga 20 Januari 2026, KBRI Phnom Penh mencatat sebanyak 1.440 WNI telah datang untuk melapor. Puncak kedatangan terjadi pada Senin (19/1), dengan 520 orang datang dalam satu hari. “Angka ini cukup fantastis, bila menimbang KBRI menangani 5.008 kasus sepanjang tahun 2025,” tulis pernyataan KBRI yang dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (21/1/2026).

Baca juga : Viral! Perempuan WNI Jadi US Army

KBRI memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan intensifnya penindakan terhadap bisnis-bisnis scam oleh aparat keamanan Kamboja. Banyak WNI dikabarkan hidup tanpa dokumen resmi dan tidak memiliki paspor setelah bekerja di perusahaan penipuan daring tersebut.

Langkah Cepat KBRI Tangani Para Korban

Petugas KBRI kini tengah melakukan pendataan dan asesmen terhadap para pelapor. Proses pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dilaksanakan secara massal bagi mereka yang sudah melengkapi data diri. Selain itu, WNI yang sakit telah mendapatkan perawatan medis. “Kemarin pagi (20/1), terdapat 4 WNI yang telah kembali ke Tanah Air secara mandiri,” ungkap KBRI Phnom Penh.

Koordinasi dengan Pemerintah Kamboja

Pihak KBRI juga menjalin koordinasi dengan kepolisian dan Imigrasi Kamboja untuk mempermudah proses deportasi. Saat ini sedang difinalisasi mekanisme penghapusan denda overstay dan percepatan pembuatan exit permit bagi WNI yang hendak pulang.

KBRI juga mengimbau seluruh WNI yang telah keluar dari lokasi penipuan daring namun masih berada di Kamboja agar segera melapor ke perwakilan Indonesia terdekat. Langkah ini penting untuk mendapatkan perlindungan hukum dan bantuan kepulangan.

Peringatan terhadap Penipuan Mengatasnamakan KBRI

Pihak kedutaan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai perwakilan resmi KBRI. “KBRI Phnom Penh akan terus memprioritaskan pelindungan WNI dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulangan berjalan aman dan tertib,” tegas pernyataan tersebut.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments