Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisBahlil Resmi Jadi Ketua Harian DEN

Bahlil Resmi Jadi Ketua Harian DEN

Energi Juang News, Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kini mengemban mandat baru sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN). Ia resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (28/01/2026) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dasar Pelantikan dan Komposisi Dewan

Penetapan Bahlil sebagai Ketua Harian DEN tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134 P Tahun 2025 serta Keppres Nomor 6 P Tahun 2026. Dua keputusan ini mengatur pengangkatan anggota dari pemerintah maupun pemangku kepentingan di bidang energi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden. Menurutnya, sektor energi menjadi prioritas utama pemerintah setelah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan tahun sebelumnya.
“Setelah kita berhasil mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun, terutama dalam hal beras, kita ingin mengejar yang berikutnya adalah kerja keras untuk mencapai swasembada energi,” ujar Prasetyo di Istana Negara (28/01/2026).

Struktur dan Anggota Dewan Energi Nasional

Dewan Energi Nasional dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua, sementara Bahlil Lahadalia menjabat Ketua Harian untuk periode 2026–2030. Struktur DEN kali ini mencakup unsur pemerintah dan unsur pemangku kepentingan dari luar pemerintahan.

Tujuh menteri yang mewakili sektor terkait energi masuk dalam komposisi DEN, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol.

Sementara dari unsur pemangku kepentingan terdapat delapan nama, di antaranya Johni Jonatan Numberi, Mohamad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono.

Baca juga :  Soal Proyek Cekungan Sunda-Asri, Ini Kata Kemenkomarves

Fokus: Energi Berdaulat dan Berkelanjutan

Usai pelantikan, Bahlil menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan energi nasional. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo, sesuai Asta Cita yang menempatkan ketahanan energi dan pangan sebagai prioritas pembangunan.

“Kita tahu semua bahwa salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah kedaulatan energi, ketahanan energi, swasembada energi, yang salah satu instrumen negaranya adalah kebijakan roadmap yang dibangun bersama DEN,” ujar Bahlil setelah dilantik (28/01/2026).

Bahlil menambahkan bahwa langkah awal DEN adalah rapat perdana untuk menyusun agenda kerja dan menyampaikan laporan kepada Presiden. Fokus utamanya meliputi kemandirian pasokan energi, pengurangan impor BBM yang saat ini mencapai sekitar 30 juta kiloliter per tahun, serta penguatan ketahanan energi nasional secara bertahap.

Menuju Swasembada Energi

Lebih lanjut, Bahlil optimistis Indonesia mampu mengurangi ketergantungan pada energi impor dengan memperkuat eksplorasi nasional serta investasi energi terbarukan. “Kami akan bekerja bertahap dan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada,” tegasnya.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments