Jumat, Juni 19, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliSetelah Cerai, Bukannya Jadi Begal Motor,Malah Jadi Begal Payudara

Setelah Cerai, Bukannya Jadi Begal Motor,Malah Jadi Begal Payudara

Energi Juang News, Pekalongan- Tidak semua orang mampu menghadapi kesepian dengan cara yang benar. Ada yang menyibukkan diri dengan pekerjaan, ada yang mencari hobi baru, bahkan ada yang memilih memperluas pergaulan. Namun, urusan sentolop pria satu ini justru mengambil jalan yang bikin geleng-geleng kepala.

Begal Payudara  menjadi sorotan setelah seorang pria berinisial Pengky, 36 tahun, harus berurusan dengan polisi akibat aksi pelecehan yang dilakukannya terhadap perempuan yang melintas di jalan raya.

Kalau ditarik ke belakang, perilaku semacam ini sebenarnya bukan cerita baru. Fenomena meraba tubuh perempuan secara diam-diam sudah muncul sejak puluhan tahun lalu. Bahkan pada akhir 1960-an di Pekalongan, pernah ada kisah unik ketika seorang gadis memasang jarum pentul di balik pakaiannya saat menghadiri keramaian. Benar saja, seorang pria usil mencoba melancarkan aksinya. Bukannya mendapat kepuasan, ia justru menjerit kesakitan karena jarinya tertusuk jarum.

Pengky sendiri mengaku nekat melakukan aksi tersebut setelah hidup sendirian hampir dua tahun pasca perceraian. Awalnya, kehidupan rumah tangganya terguncang setelah dirinya terkena pemutusan hubungan kerja. Pabrik tempatnya bekerja melakukan pengurangan karyawan, dan Pengky termasuk salah satu yang harus angkat kaki.

Pesangon yang diterimanya ternyata tak cukup menjadi penyangga ekonomi keluarga dalam jangka panjang. Ketika uang mulai menipis, persoalan rumah tangga pun bermunculan. Hubungan yang semula baik perlahan berubah menjadi penuh pertengkaran hingga akhirnya berujung perceraian.

Setelah resmi berpisah, Pengky mengaku kesulitan memulai hubungan baru. Karena sako tipis, dan tampang minus.  Usianya yang tak lagi muda serta kondisi ekonomi yang belum stabil membuat dirinya merasa semakin terasing. Alih-alih memperbaiki hidup, ia justru mencari pelampiasan dengan cara yang salah.

Baca juga :  Si Mbah Disuruh Nikahi Mahasiswi yang Diselingkuhinya,Bener Pakai Aji Pelet Mujarab?

Modus yang digunakan pun terbilang sederhana. Bukannya jadi begal motor supaya dapat duit, malah mengincar perempuan yang sedang mengendarai motor seorang diri di jalan yang relatif sepi. Setelah menemukan target, ia mendekat menggunakan sepeda motor, lalu melakukan pelecehan dan langsung melarikan diri.

Karena beberapa kali berhasil lolos, Pengky menjadi semakin berani. Ia menganggap aksinya aman karena para korban kesulitan mengejar maupun mengenalinya. Namun seperti pepatah lama, sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat pasti jatuh juga.

Pada aksi ketiganya di kawasan Sragi, keberuntungan Pengky habis. Korban yang menjadi sasaran ternyata sempat mencatat nomor polisi kendaraan yang digunakannya. Data tersebut kemudian diserahkan kepada polisi melalui laporan resmi.

Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Saat diperiksa, Pengky mengaku melakukan tindakan tersebut karena merasa kesepian setelah ditinggal istrinya. Alasan itu tentu saja tidak bisa membenarkan perbuatannya. Kesepian mungkin bisa dimaklumi, tetapi pelecehan terhadap orang lain tetaplah pelanggaran hukum yang harus dipertanggungjawabkan.

Kini Pengky harus menghadapi proses hukum atas ulahnya sendiri. Kisah ini menjadi pengingat bahwa masalah hidup, seberat apa pun, tidak pernah bisa diselesaikan dengan merugikan orang lain. Kesepian boleh saja datang, tetapi akal sehat semestinya jangan ikut menghilang.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments