Energi Juang News, Abu Dhabi- Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ketua Umum PDI Perjuangan itu tiba di UEA pada Minggu sore waktu setempat atau Minggu malam WIB.
Berdasarkan keterangan tertulis dari PDI Perjuangan, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP Muhammad Prananda Prabowo. Megawati menghadiri sejumlah kegiatan selama lawatannya ke Abu Dhabi.
Megawati Disambut Dubes RI dan Menteri Negara UEA di Bandara Al Bateen
Tiba di Bandara Al Bateen, Megawati disambut Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, dan Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UAE, Saeed Bin Mubarak Al Hajeri.
Di ruang tunggu Megawati dan Prananda disambut Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah dan Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP, Andi Widjayanto dan Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non aktif), Zuhairi Misrawi dan Atase Pertahanan Indonesia di UEA, Brigjen TNI Tony Aris Setyawan.
Baca juga : Megawati Tegaskan Spirit Kebenaran di Rakernas PDI Perjuangan 2026
Saeed merupakan Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UEA yang berperan penting dalam mendorong agenda ekonomi global UEA serta mengawasi hubungan bilateral, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.
Undangan Kunjungan ke Museum Nasional Zayed dan Rencana Agenda Megawati
“Selamat datang dan semoga menikmati kunjungan di UEA. Saya berharap bersedia mengunjungi beberapa tempat di Abu Dhabi,” kata Saeed.
Megawati lantas bertanya kepada Saeed apakah sudah pernah ke Indonesia dan berkunjung kemana saja.
“Jakarta dan Bali,” jawabnya sambil mengajak Megawati berkunjung ke Museum Nasional Zayed yang lokasinya tidak jauh dari hotel Megawati menginap selama di Abu Dhabi.
Museum Nasional Zayed di Pulau Saadiyat, resmi dibuka pada 3 Desember 2025, merupakan museum nasional UEA yang didedikasikan untuk menghormati warisan Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Desain ikoniknya menampilkan lima menara baja berbentuk sayap elang, karya arsitek Lord Norman Foster dari Foster + Partners.
“Museum Nasional Zayed bagus sekali dan jaraknya hanya 5 menit dari hotel,” ajak Saeed. Setelah mengecek jadwalnya kepada Ahmad Basarah, Megawati menyebutkan dirinya tanggal 7 Februari akan mampir.
Obrolan Santai soal Anak, Cucu, dan Kedekatan Keluarga
Megawati kemudian memperkenalkan putranya M.Prananda Prabowo. Dialog berlanjut dan untuk semakin mencairkan suasana, Saeed bertanya apakah Megawati lebih menyayangi anaknya atau lebih memilih cucu dan cicitnya.
Atas pertanyaan itu, Megawati tertawa lepas, dan menyebutnya sebagai sebuah rahasia.
Namun, Saeed kembali memberi alasan kenapa dia menduga Megawati lebih sayang cucu dan cicit daripada anak.
“Mereka lebih mencintaimu karena orang tua mereka pasti sangat disiplin,” kata Utusan Khusus Menlu untuk urusan ekonomi ke Wilayah Kurdistan, Irak itu sambil tersenyum.
Tak mau kalah, Megawati bertanya berapa anak Saeed. Dan dia menjawab 5 anaknya lebih sayang kepada ibunya daripada ke dia dan istrinya karena ibunya suka memenuhi keinginan cucunya termasuk memberi coklat, yang menjadi kesukaan anak-anak. Mereka pun tertawa lepas bersama-sama.
Megawati Cerita soal Istilah “Bung” yang Melekat pada Soekarno
Megawati juga memperkenalkan istilah Bung Karno yang melekat pada sebutan Presiden Pertama RI, Soekarno.
“Orang yang memanggil dengan bung itu biasanya panggilan dari hati,” jelas Megawati.
Redaksi Energi Juang News



