Energi Juang News, Lamongan- Anggota MPR RI, Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Kamis (19/2/2026).
Gus Falah Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Lamongan
Dalam pemaparannya, Gus Falah menegaskan bahwa penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum yang sangat tepat untuk memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman Indonesia.
Pengamalan Pancasila dan Toleransi di Bulan Ramadan
“Ramadan mengajarkan kita tentang kesabaran, empati, dan solidaritas sosial. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan sila-sila dalam Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menegaskan bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan ancaman,” ujar Gus Falah.
Ia menekankan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk membutuhkan komitmen bersama untuk terus merawat toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
Baca juga : Neo-Nazi Ancam Anak Bangsa: Negara Harus Tegas!
Gus Falah juga mengingatkan bahwa tantangan kebangsaan di era digital saat ini semakin kompleks, termasuk maraknya disinformasi dan polarisasi sosial. Oleh karena itu, penguatan literasi kebangsaan melalui sosialisasi Empat Pilar menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
Literasi Kebangsaan dan Tantangan Disinformasi di Era Digital
“Kita harus menjadikan nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dihafal, tetapi dihayati dan diamalkan, terutama dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Gus Falah berharap semangat toleransi dan persatuan semakin menguat di Kabupaten Lamongan, sehingga masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dengan penuh kedamaian serta memperkokoh persaudaraan kebangsaan.
Redaksi Energi Juang News



