Energi Juang News, Jakarta- Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai menilai situasi keamanan di Indonesia masih terjaga. Penilaian itu ia sampaikan berdasarkan pengalamannya beraktivitas sehari-hari tanpa pengawalan khusus.
Pernyataan tersebut disampaikan Pigai saat menghadiri acara Kelas Jurnalis HAM di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/5). Ia mengatakan dirinya kerap bepergian sendiri menggunakan sepeda motor dan tidak pernah mengalami gangguan.
Pigai Klaim Kondisi Indonesia Masih Kondusif
Pigai menyebut masyarakat tetap bebas menyampaikan kritik. Namun, menurut dia, kondisi keamanan di Indonesia masih lebih baik dibanding sejumlah negara lain.
“Ya kita lihat saja, kita boleh kritik, tapi Indonesia ini aman. Saya saja biasa jalan pakai sandal, naik motor sendiri, tidak pernah ada yang ganggu,” ujar Pigai.
Ia juga menyinggung aktivitas Presiden Prabowo Subianto yang disebut bisa berinteraksi langsung dengan warga tanpa hambatan berarti.
“Pak Prabowo keluar dari mobil dan menyapa masyarakat, tidak ada yang mengganggu. Indonesia ini termasuk negara yang paling aman dibanding negara lain,” katanya.
Indeks HAM 2024 Jadi Acuan
Pigai menilai situasi tersebut sejalan dengan hasil Indeks HAM Indonesia 2024. Dalam data yang dipaparkan, indikator jaminan hak atas kebebasan dan keamanan pribadi memperoleh skor 83,62.
Nilai itu menjadi yang tertinggi ketiga dalam laporan tersebut. Sementara itu, jaminan hak berserikat mencatat skor 93,33 dan hak atas kebebasan berpikir, beragama, serta berkeyakinan mendapat skor 88,51.
Menurut Pigai, tingginya nilai pada indikator keamanan pribadi mencerminkan kondisi yang dirasakan masyarakat saat ini.
“Oleh karena itulah nilainya tinggi, karena memang sesuai dengan kondisi yang ada,” ucapnya.
Redaksi Energi Juang News



